Komisi Perlindungan Anak Indonesia
Pasal 1
Dalam Keputusan Presiden ini yang dimaksud dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah lembaga yang bersifat independen yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam rangka meningkatkan efektifitas penyelenggaraan perlindungan anak.
Pasal 2
Komisi Perlindungan Anak Indonesia berkedudukan di Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.
document_id: KEPPRES_77_2003_BAB_2 document_type: chapter parent_regulation: KEPPRES_77_2003 regulation_type: KEPPRES regulation_number: 77 regulation_year: 2003 title: BAB II - Tugas chapter_number: 2 chapter_title: TUGAS schema_version: "2.0"
hierarchy: level: chapter position: 2 parent: KEPPRES_77_2003 children:
- KEPPRES_77_2003_Pasal_3
legal_context: institution: KPAI subject_matter: Tugas dan Fungsi KPAI subject_area: tugas-kpai chapter_scope: tasks_and_functions
CHAPTER STRUCTURE
chapter_structure: chapter_number: 2 chapter_name: TUGAS total_articles: 1 article_range: "3" sections: [] subsections: []
articles:
- article_number: 3 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_3 title: Tugas KPAI content_type: mandate has_enumeration: true enumeration_count: 2 enumeration_letters: [a, b] key_functions:
- socialization
- data_collection
- complaint_handling
- monitoring
- evaluation
- oversight
- reporting
- advisory
kpai_tasks: task_a: letter: a category: operational_tasks functions:
- socialization: sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak
- data_collection: mengumpulkan data dan informasi
- complaint_reception: menerima pengaduan masyarakat
- research: melakukan penelaahan
- monitoring: pemantauan
- evaluation: evaluasi
- oversight: pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak scope: comprehensive_child_protection_implementation task_b: letter: b category: advisory_tasks functions:
- reporting: memberikan laporan
- recommendations: saran
- input: masukan
- considerations: pertimbangan kepada Presiden scope: presidential_advisory subject: child_protection_matters
key_concepts:
- kpai_tasks
- socialization
- data_collection
- public_complaints
- monitoring_evaluation
- oversight
- presidential_reporting
- advisory_function
- child_protection_implementation
functions: socialization: description: sosialisasi peraturan perundang-undangan perlindungan anak scope: all_child_protection_regulations target: public_awareness data_information: description: mengumpulkan data dan informasi scope: child_protection_matters purpose: evidence_based_oversight complaint_handling: description: menerima pengaduan masyarakat scope: child_protection_violations mechanism: public_reporting research_analysis: description: melakukan penelaahan scope: child_protection_implementation method: analytical_review monitoring: description: pemantauan penyelenggaraan perlindungan anak scope: comprehensive_implementation frequency: ongoing evaluation: description: evaluasi penyelenggaraan perlindungan anak scope: effectiveness_assessment purpose: improvement oversight: description: pengawasan penyelenggaraan perlindungan anak scope: compliance_monitoring authority: supervisory presidential_advisory: description: laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden scope: child_protection_policy recipient: President nature: advisory
institution_info: commission_name: Komisi Perlindungan Anak Indonesia commission_acronym: KPAI primary_functions:
- socialization
- monitoring
- evaluation
- oversight
- advisory reporting_authority: President public_interface: complaint_reception
tags:
- tugas-kpai
- kpai-functions
- child-protection-tasks
- monitoring-oversight
- presidential-advisory
- public-complaints
- socialization
- evaluation
- perlindungan-anak
keywords:
- tugas KPAI
- KPAI tasks
- sosialisasi
- socialization
- pengaduan masyarakat
- public complaints
- pemantauan
- monitoring
- evaluasi
- evaluation
- pengawasan
- oversight
- laporan kepada Presiden
- presidential reporting
- saran dan pertimbangan
- advisory function
- penyelenggaraan perlindungan anak
- child protection implementation
language: id language_detail: Indonesian
quality: completeness: 1.0 confidence: 0.95 validated: false ocr_quality: high structure_quality: high metadata_completeness: high
Pasal 3
Komisi Perlindungan Anak Indonesia mempunyai tugas:
a. melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan penelaahan, pemantauan, evaluasi, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak;
b. memberikan laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden dalam rangka perlindungan anak.
document_id: KEPPRES_77_2003_BAB_3 document_type: chapter parent_regulation: KEPPRES_77_2003 regulation_type: KEPPRES regulation_number: 77 regulation_year: 2003 title: BAB III - Organisasi chapter_number: 3 chapter_title: ORGANISASI schema_version: "2.0"
hierarchy: level: chapter position: 3 parent: KEPPRES_77_2003 children:
- KEPPRES_77_2003_Pasal_4
- KEPPRES_77_2003_Pasal_5
- KEPPRES_77_2003_Pasal_6
- KEPPRES_77_2003_Pasal_7
- KEPPRES_77_2003_Pasal_8
- KEPPRES_77_2003_Pasal_9
legal_context: institution: KPAI subject_matter: Struktur Organisasi KPAI subject_area: organisasi-kpai chapter_scope: organizational_structure
CHAPTER STRUCTURE
chapter_structure: chapter_number: 3 chapter_name: ORGANISASI total_articles: 6 article_range: "4-9" sections:
- name: Bagian Pertama title: Keanggotaan articles: [4, 5, 6]
- name: Bagian Kedua title: Kesekretariatan articles: [7]
- name: Bagian Ketiga title: Kelompok Kerja articles: [8]
- name: Bagian Keempat title: Perwakilan articles: [9]
organizational_structure: membership_composition: total_members: 9 positions: ketua: 1 wakil_ketua: 2 sekretaris: 1 anggota: 5 membership_elements:
- pemerintah
- tokoh_agama
- tokoh_masyarakat
- organisasi_sosial
- organisasi_kemasyarakatan
- organisasi_profesi
- lembaga_swadaya_masyarakat
- dunia_usaha
- kelompok_peduli_anak support_structure: secretariat: true working_groups: optional regional_representatives: optional
membership: composition: chairperson: 1 vice_chairpersons: 2 secretary: 1 members: 5 total: 9 selection_process: method: internal_election regulated_by: KPAI_rules_of_procedure elements_represented: government: pemerintah religious_leaders: tokoh_agama community_leaders: tokoh_masyarakat social_organizations: organisasi_sosial community_organizations: organisasi_kemasyarakatan professional_organizations: organisasi_profesi ngos: lembaga_swadaya_masyarakat business_sector: dunia_usaha child_advocacy_groups: kelompok_peduli_anak
secretariat: exists: true leadership: Kepala Sekretariat reporting_line: functional_to_kpai host_institution: Kantor Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan approval_authority: Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara function: administrative_support
working_groups: can_be_formed: true formation_authority: KPAI purpose: task_support regulations: determined_by_kpai
regional_representatives: can_be_formed: true condition: when_necessary formation_authority: KPAI regulations: determined_by_kpai
key_concepts:
- organizational_structure
- membership_composition
- multi_stakeholder_representation
- internal_election
- secretariat_support
- working_groups
- regional_presence
- rules_of_procedure
- ministerial_coordination
articles:
- article_number: 4 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_4 title: Susunan Keanggotaan section: Bagian Pertama - Keanggotaan content_type: organizational_structure establishes: membership_positions
- article_number: 5 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_5 title: Unsur Keanggotaan section: Bagian Pertama - Keanggotaan content_type: membership_composition establishes: stakeholder_elements
- article_number: 6 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_6 title: Pengisian Jabatan section: Bagian Pertama - Keanggotaan content_type: procedure establishes: position_filling_mechanism
- article_number: 7 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_7 title: Kesekretariatan section: Bagian Kedua - Kesekretariatan content_type: support_structure establishes: secretariat_function
- article_number: 8 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_8 title: Kelompok Kerja section: Bagian Ketiga - Kelompok Kerja content_type: optional_structure establishes: working_group_mechanism
- article_number: 9 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_9 title: Perwakilan section: Bagian Keempat - Perwakilan content_type: optional_structure establishes: regional_representative_mechanism
institution_info: commission_name: Komisi Perlindungan Anak Indonesia commission_acronym: KPAI total_commissioners: 9 governance_model: multi_stakeholder decision_making: internal_election administrative_support: ministerial_secretariat flexibility: working_groups_and_regional_offices
tags:
- organisasi-kpai
- kpai-structure
- membership-composition
- multi-stakeholder
- secretariat
- working-groups
- regional-representatives
- organizational-framework
- governance
- perlindungan-anak
keywords:
- organisasi KPAI
- KPAI structure
- keanggotaan
- membership
- susunan organisasi
- organizational composition
- ketua
- chairperson
- wakil ketua
- vice chairperson
- sekretaris
- secretary
- anggota
- members
- multi-stakeholder
- pemerintah
- tokoh agama
- tokoh masyarakat
- LSM
- NGO
- kesekretariatan
- secretariat
- kelompok kerja
- working groups
- perwakilan daerah
- regional representatives
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan
language: id language_detail: Indonesian
quality: completeness: 1.0 confidence: 0.95 validated: false ocr_quality: high structure_quality: high metadata_completeness: high
Pasal 4
Susunan keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia terdiri dari:
a. 1 (satu) orang Ketua;
b. 2 (dua) orang Wakil Ketua;
c. 1 (satu) orang Sekretaris;
d. 5 (lima) orang Anggota.
Pasal 5
Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 terdiri dari unsur:
a. pemerintah;
b. tokoh agama;
c. tokoh masyarakat;
d. organisasi sosial;
e. organisasi kemasyarakatan;
f. organisasi profesi;
g. lembaga swadaya masyarakat;
h. dunia usaha; dan
i. kelompok masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak.
Pasal 6
(1) Pengisian jabatan dalam susunan keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, dipilih dan dilaksanakan sendiri oleh para anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
(2) Ketentuan mengenai tata cara pengisian jabatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dalam Peraturan Tata Tertib Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Pasal 7
(1) Dalam melaksanakan tugasnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia dibantu oleh Sekretariat.
(2) Sekretariat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh Kepala Sekretariat, yang dalam melaksanakan tugasnya secara fungsional bertanggungjawab kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
(3) Sekretariat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan oleh satu unit kerja yang berada di lingkungan Kantor Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, yang ditetapkan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara.
Pasal 8
(1) Untuk menunjang pelaksanaan tugas, Komisi Perlindungan Anak Indonesia dapat membentuk kelompok kerja.
(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai keanggotaan, tugas, dan tata kerja Kelompok Kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Pasal 9
(1) Apabila dipandang perlu dalam menunjang pelaksanaan tugasnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia dapat membentuk Perwakilan di Daerah.
(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai pembentukan Perwakilan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
document_id: KEPPRES_77_2003_BAB_4 document_type: chapter parent_regulation: KEPPRES_77_2003 regulation_type: KEPPRES regulation_number: 77 regulation_year: 2003 title: BAB IV - Pengangkatan dan Pemberhentian chapter_number: 4 chapter_title: PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN schema_version: "2.0"
hierarchy: level: chapter position: 4 parent: KEPPRES_77_2003 children:
- KEPPRES_77_2003_Pasal_10
- KEPPRES_77_2003_Pasal_11
- KEPPRES_77_2003_Pasal_12
- KEPPRES_77_2003_Pasal_13
- KEPPRES_77_2003_Pasal_14
legal_context: institution: KPAI subject_matter: Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota KPAI subject_area: appointment-termination chapter_scope: appointment_and_termination_procedures
CHAPTER STRUCTURE
chapter_structure: chapter_number: 4 chapter_name: PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN total_articles: 5 article_range: "10-14" sections: [] subsections: []
appointment_procedures: appointing_authority: President consultation_required: DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) term_length: 3 years term_limit: 2 terms maximum (1 reappointment) initial_nomination: nominators:
- Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
- Menteri Sosial selection_committee: Tim Seleksi subsequent_nominations: nominating_body: KPAI itself candidate_pool: 18 candidates rejection_authority: President rejection_grounds: failure_to_meet_requirements
civil_service_provisions: government_representatives: status: remain_civil_servants organic_position: relieved_from_position rank_advancement: frequency: every_term increment: one_level_higher restrictions: no_rank_hierarchy_limit retirement: condition: reach_retirement_age status: honorable_discharge benefits: full_civil_service_rights
termination: early_termination: regulated_by_kpai_rules replacement_mechanism: governed_by_kpai_procedures
key_concepts:
- presidential_appointment
- dpr_consultation
- term_limits
- nomination_procedures
- selection_committee
- civil_service_status
- rank_advancement
- retirement_provisions
- early_termination
- replacement_procedures
articles:
- article_number: 10 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_10 title: Wewenang Pengangkatan dan Pemberhentian content_type: authority_provision establishes: presidential_authority_with_dpr_consultation
- article_number: 11 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_11 title: Masa Jabatan content_type: term_provision establishes: 3_year_term_with_1_reappointment
- article_number: 12 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_12 title: Prosedur Pengusulan content_type: procedure establishes: nomination_mechanisms has_verses: true total_verses: 6
- article_number: 13 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_13 title: Ketentuan PNS content_type: special_provision establishes: civil_service_member_treatment has_verses: true total_verses: 3
- article_number: 14 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_14 title: Pemberhentian Sebelum Masa Jabatan Berakhir content_type: termination_provision establishes: early_termination_regulation
institution_info: commission_name: Komisi Perlindungan Anak Indonesia commission_acronym: KPAI appointment_authority: President oversight_body: DPR term_duration: 3_years maximum_service: 6_years initial_nominators:
- Ministry_of_Women_Empowerment
- Ministry_of_Social_Affairs candidate_pool_size: 18
governance: appointment_model: presidential_with_dpr_consultation nomination_process: initial: ministerial_nomination_with_selection_committee subsequent: kpai_self_nomination accountability: presidential_and_parliamentary civil_service_protection: enhanced_for_government_members
tags:
- pengangkatan-pemberhentian
- appointment-termination
- presidential-authority
- dpr-consultation
- term-limits
- civil-service
- nomination-procedures
- kpai-governance
- selection-committee
- perlindungan-anak
keywords:
- pengangkatan
- appointment
- pemberhentian
- termination
- Presiden
- President
- DPR
- Dewan Perwakilan Rakyat
- masa jabatan
- term of office
- 3 tahun
- 3 years
- pengusulan
- nomination
- Menteri Pemberdayaan Perempuan
- Menteri Sosial
- Tim Seleksi
- selection committee
- 18 calon
- 18 candidates
- PNS
- civil servant
- kenaikan pangkat
- rank advancement
- pensiun
- retirement
- Peraturan Tata Tertib
- rules of procedure
language: id language_detail: Indonesian
quality: completeness: 1.0 confidence: 0.95 validated: false ocr_quality: high structure_quality: high metadata_completeness: high
Pasal 10
Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Pasal 11
Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia diangkat untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan.
Pasal 12
(1) Untuk pertama kali, keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia diusulkan kepada Presiden oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Menteri Sosial.
(2) Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Menteri Sosial dalam memilih keanggotaan yang diusulkan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dibantu oleh Tim Seleksi.
(3) Pengusulan keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia kepada Presiden untuk selanjutnya dilaksanakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
(4) Ketentuan mengenai tata cara pemilihan calon keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang diusulkan sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) diatur dalam Peraturan Tata Tertib Komisi Perlindungan Anak Indonesia dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(5) Jumlah calon keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang diusulkan sebanyak 18 (delapan belas) orang.
(6) Presiden dapat menolak keanggotaan yang diusulkan apabila tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 13
(1) Dalam hal Pegawai Negeri Sipil duduk dalam keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia sebagai unsur Pemerintah, Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan diberhentikan dari jabatan organiknya tanpa kehilangan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil.
(2) Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dinaikkan pangkatnya setiap kali setingkat lebih tinggi tanpa terikat jenjang pangkat, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(3) Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diberhentikan dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil apabila telah mencapai batas usia pensiun dan diberikan hak-hak kepegawaiannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 14
Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang berhenti sebelum berakhirnya masa jabatan diatur dalam Peraturan Tata Tertib Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
document_id: KEPPRES_77_2003_BAB_5 document_type: chapter parent_regulation: KEPPRES_77_2003 regulation_type: KEPPRES regulation_number: 77 regulation_year: 2003 title: BAB V - Mekanisme Kerja chapter_number: 5 chapter_title: MEKANISME KERJA schema_version: "2.0"
hierarchy: level: chapter position: 5 parent: KEPPRES_77_2003 children:
- KEPPRES_77_2003_Pasal_15
- KEPPRES_77_2003_Pasal_16
- KEPPRES_77_2003_Pasal_17
- KEPPRES_77_2003_Pasal_18
legal_context: institution: KPAI subject_matter: Mekanisme dan Prinsip Kerja KPAI subject_area: work-mechanism chapter_scope: working_procedures_and_principles
CHAPTER STRUCTURE
chapter_structure: chapter_number: 5 chapter_name: MEKANISME KERJA total_articles: 4 article_range: "15-18" sections: [] subsections: []
working_mechanism: decision_making: primary_method: musyawarah_untuk_mufakat consensus_based: true deliberation_principle: true reporting_basis: requirement: member_consensus recipient: President types:
- laporan
- saran
- masukan
- pertimbangan collaboration: permitted: true partners:
- government_agencies_central
- government_agencies_regional
- community_organizations
- experts
- other_relevant_parties
working_principles:
- pemberdayaan
- kemitraan
- akuntabilitas
- kredibilitas
- efektifitas
- efisiensi
principles_detail: pemberdayaan: english: empowerment scope: capacity_building kemitraan: english: partnership scope: collaborative_approach akuntabilitas: english: accountability scope: responsibility_transparency kredibilitas: english: credibility scope: trustworthiness efektifitas: english: effectiveness scope: goal_achievement efisiensi: english: efficiency scope: resource_optimization
key_concepts:
- consensus_decision_making
- deliberation
- presidential_reporting
- multi_stakeholder_collaboration
- empowerment_principle
- partnership_approach
- accountability
- credibility
- effectiveness
- efficiency
- rules_of_procedure
articles:
- article_number: 15 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_15 title: Prinsip Musyawarah dan Pelaporan content_type: procedural_principle establishes: consensus_and_reporting_mechanism has_verses: true total_verses: 2
- article_number: 16 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_16 title: Kerja Sama content_type: collaboration_provision establishes: partnership_authority
- article_number: 17 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_17 title: Prinsip-Prinsip Kerja content_type: guiding_principles establishes: six_core_principles
- article_number: 18 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_18 title: Peraturan Lebih Lanjut content_type: regulatory_delegation establishes: kpai_rules_authority
collaboration: government_coordination: central_level: true regional_level: true stakeholder_engagement: community_organizations: true experts: true other_parties: discretionary purpose: task_effectiveness
institution_info: commission_name: Komisi Perlindungan Anak Indonesia commission_acronym: KPAI decision_model: consensus_based reporting_mechanism: collective_agreement working_style: collaborative_partnership accountability_framework: comprehensive
governance: decision_making: consensus reporting_authority: President regulatory_authority: self_regulation collaboration_scope: broad_multi_stakeholder guiding_framework: six_principles
tags:
- mekanisme-kerja
- working-mechanism
- consensus-decision
- musyawarah-mufakat
- partnership
- accountability
- collaboration
- kpai-principles
- effectiveness
- perlindungan-anak
keywords:
- mekanisme kerja
- working mechanism
- musyawarah untuk mufakat
- consensus
- deliberation
- laporan
- report
- saran
- recommendations
- pertimbangan
- considerations
- kerja sama
- cooperation
- collaboration
- instansi pemerintah
- government agencies
- organisasi masyarakat
- community organizations
- pemberdayaan
- empowerment
- kemitraan
- partnership
- akuntabilitas
- accountability
- kredibilitas
- credibility
- efektifitas
- effectiveness
- efisiensi
- efficiency
- Peraturan Tata Tertib
- rules of procedure
language: id language_detail: Indonesian
quality: completeness: 1.0 confidence: 0.95 validated: false ocr_quality: high structure_quality: high metadata_completeness: high
Pasal 15
(1) Pelaksanaan tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia dilakukan dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat.
(2) Laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden disampaikan atas dasar kesepakatan anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Pasal 16
Apabila dipandang perlu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia dapat melakukan kerjasama dengan instansi Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, organisasi masyarakat, para ahli, dan pihak-pihak lain yang dipandang perlu.
Pasal 17
Mekanisme kerja Komisi Perlindungan Anak Indonesia didasarkan pada prinsip pemberdayaan, kemitraan, akuntabilitas, kredibilitas, efektifitas, dan efisiensi.
Pasal 18
Ketentuan lebih lanjut mengenai mekanisme kerja Komisi Perlindungan Anak Indonesia diatur dalam Peraturan Tata Tertib Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
document_id: KEPPRES_77_2003_BAB_6 document_type: chapter parent_regulation: KEPPRES_77_2003 regulation_type: KEPPRES regulation_number: 77 regulation_year: 2003 title: BAB VI - Pembiayaan chapter_number: 6 chapter_title: PEMBIAYAAN schema_version: "2.0"
hierarchy: level: chapter position: 6 parent: KEPPRES_77_2003 children:
- KEPPRES_77_2003_Pasal_19
legal_context: institution: KPAI subject_matter: Pembiayaan KPAI subject_area: financing chapter_scope: budget_and_financing
CHAPTER STRUCTURE
chapter_structure: chapter_number: 6 chapter_name: PEMBIAYAAN total_articles: 1 article_range: "19" sections: [] subsections: []
financing: funding_source: APBN funding_source_full: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara funding_type: state_budget budget_responsibility: national_government scope: all_operational_costs
key_concepts:
- state_budget_financing
- apbn
- government_funding
- operational_costs
- fiscal_responsibility
- public_funding
articles:
- article_number: 19 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_19 title: Sumber Pembiayaan content_type: financing_provision establishes: state_budget_as_funding_source
budget_framework: source: APBN source_type: national_state_budget coverage: comprehensive includes:
- operational_expenses
- administrative_costs
- program_costs
- secretariat_costs
- all_kpai_activities
institution_info: commission_name: Komisi Perlindungan Anak Indonesia commission_acronym: KPAI funding_mechanism: state_budget_allocation fiscal_status: government_funded budget_line: national_budget
fiscal_governance: funding_authority: central_government budget_source: APBN accountability: state_fiscal_accountability transparency: public_budget_transparency
tags:
- pembiayaan
- financing
- apbn
- state-budget
- government-funding
- fiscal-policy
- kpai-budget
- public-funding
- operational-costs
- perlindungan-anak
keywords:
- pembiayaan
- financing
- biaya
- costs
- APBN
- Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
- state budget
- national budget
- government funding
- anggaran negara
- pendanaan pemerintah
- biaya pelaksanaan tugas
- operational costs
- fiscal responsibility
- public finance
- KPAI budget
- commission funding
language: id language_detail: Indonesian
quality: completeness: 1.0 confidence: 0.95 validated: false ocr_quality: high structure_quality: high metadata_completeness: high
Pasal 19
Segala biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
document_id: KEPPRES_77_2003_BAB_7 document_type: chapter parent_regulation: KEPPRES_77_2003 regulation_type: KEPPRES regulation_number: 77 regulation_year: 2003 title: BAB VII - Ketentuan Penutup chapter_number: 7 chapter_title: KETENTUAN PENUTUP schema_version: "2.0"
hierarchy: level: chapter position: 7 parent: KEPPRES_77_2003 children:
- KEPPRES_77_2003_Pasal_20
legal_context: institution: KPAI subject_matter: Ketentuan Penutup dan Pemberlakuan subject_area: closing-provisions chapter_scope: effectiveness_and_closing
CHAPTER STRUCTURE
chapter_structure: chapter_number: 7 chapter_name: KETENTUAN PENUTUP total_articles: 1 article_range: "20" sections: [] subsections: []
effectiveness: article: 20 commencement: upon_enactment commencement_date: 2003-10-14 enactment_location: Jakarta signatory: Megawati Soekarnoputri signatory_title: Presiden Republik Indonesia effective_immediately: true
ENACTMENT DETAILS
enactment: date_enacted: 2003-10-14 location: Jakarta president: Megawati Soekarnoputri verification: office: Sekretariat Kabinet RI official: Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan II verifier: Edy Sudibyo
key_concepts:
- closing_provisions
- effectiveness_date
- immediate_implementation
- presidential_signature
- legal_commencement
- regulatory_validity
articles:
- article_number: 20 article_id: KEPPRES_77_2003_Pasal_20 title: Mulai Berlaku content_type: effectiveness_provision establishes: immediate_effectiveness
signature_block: location: Jakarta date: 2003-10-14 signatory: title: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA name: MEGAWATI SOEKARNOPUTRI signature: ttd verification: office: SEKRETARIAT KABINET RI position: Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan II name: Edy Sudibyo signature: ttd note: Salinan sesuai dengan aslinya
institution_info: commission_name: Komisi Perlindungan Anak Indonesia commission_acronym: KPAI establishing_regulation: KEPPRES_77_2003 establishment_date: 2003-10-14 enacting_president: Megawati Soekarnoputri
legal_status: status: active enacted: 2003-10-14 effective_from: 2003-10-14 currently_valid: true amendments: none
tags:
- ketentuan-penutup
- closing-provisions
- effectiveness
- enactment
- presidential-signature
- legal-validity
- keppres-2003
- megawati
- perlindungan-anak
keywords:
- ketentuan penutup
- closing provisions
- mulai berlaku
- effective date
- commencement
- tanggal ditetapkan
- date of enactment
- Jakarta
- 14 Oktober 2003
- October 14 2003
- Megawati Soekarnoputri
- Presiden Republik Indonesia
- President of Indonesia
- ttd
- signed
- Sekretariat Kabinet
- Cabinet Secretariat
- Edy Sudibyo
- salinan
- certified copy
- immediate effectiveness
language: id language_detail: Indonesian
quality: completeness: 1.0 confidence: 0.95 validated: false ocr_quality: high structure_quality: high metadata_completeness: high
Pasal 20
Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Oktober 2003
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
MEGAWATI SOEKARNOPUTRI
Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT KABINET RI Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan II
ttd.
Edy Sudibyo
document_id: KEPPRES_77_2003_PREAMBLE document_type: preamble parent_regulation: KEPPRES_77_2003 regulation_type: KEPPRES regulation_number: 77 regulation_year: 2003 title: Preamble - Keputusan Presiden tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia short_title: Preamble KPAI schema_version: "2.0"
hierarchy: level: regulation position: 1 parent: KEPPRES_77_2003 children:
- KEPPRES_77_2003_BAB_1
- KEPPRES_77_2003_BAB_2
- KEPPRES_77_2003_BAB_3
- KEPPRES_77_2003_BAB_4
- KEPPRES_77_2003_BAB_5
- KEPPRES_77_2003_BAB_6
- KEPPRES_77_2003_BAB_7
legal_context: institution: Presiden Republik Indonesia issuing_authority: Presiden Republik Indonesia issuer: Megawati Soekarnoputri subject_matter: Komisi Perlindungan Anak Indonesia subject_area: perlindungan-anak legal_basis:
- UUD_1945_Pasal_4_ayat_1
- UU_23_2002 implements: UU_23_2002_Pasal_75_ayat_4 date_enacted: 2003-10-14 date_published: 2003-10-14 effective_date: 2003-10-14 legal_status: active enactment_location: Jakarta
preamble_structure: has_considerations: true consideration_count: 2 has_legal_basis: true legal_basis_count: 2 has_decree_statement: true
considerations:
- letter: a content: "bahwa untuk mencapai tujuan penyelenggaraan perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat secara melembaga" references:
- UU_23_2002 subject: institutional_cooperation_for_child_protection
- letter: b content: "bahwa sehubungan dengan huruf a dan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 75 ayat (4) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dipandang perlu menetapkan Keputusan Presiden tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia" references:
- UU_23_2002_Pasal_75_ayat_4 subject: kpai_establishment_mandate
legal_basis_references:
- number: 1 regulation: UUD_1945 article: Pasal 4 ayat (1) subject: presidential_authority
- number: 2 regulation: UU_23_2002 full_title: Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak gazette: Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 109 supplement: Tambahan Lembaran Negara Nomor 4235 subject: child_protection_law
decree_statement: verb: Menetapkan object: KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA
content_structure: section_type: preamble has_considerations: true has_legal_basis: true has_decree: true total_considerations: 2 total_legal_basis: 2
key_concepts:
- komisi_perlindungan_anak
- kpai
- institutional_cooperation
- government_society_collaboration
- child_protection_implementation
- presidential_decree
- uu_23_2002_implementation
institution_info: commission_name: Komisi Perlindungan Anak Indonesia commission_acronym: KPAI establishment_basis: UU_23_2002_Pasal_75_ayat_4 nature: independent_commission purpose: enhance_effectiveness_of_child_protection
references_to:
- UU_23_2002
- UU_23_2002_Pasal_75_ayat_4
- UUD_1945_Pasal_4_ayat_1
tags:
- perlindungan-anak
- kpai
- child-protection
- komisi
- presidential-decree
- institutional-framework
- keppres
- uu-23-2002
- megawati
- 2003
keywords:
- Komisi Perlindungan Anak Indonesia
- KPAI
- perlindungan anak
- child protection
- UU 23/2002
- presidential decree
- keputusan presiden
- institutional cooperation
- pemerintah dan masyarakat
- independen
- Pasal 75 ayat 4
- Megawati Soekarnoputri
- lembaga independen
- penyelenggaraan perlindungan anak
- kerja sama melembaga
language: id language_detail: Indonesian
quality: completeness: 1.0 confidence: 0.95 validated: false ocr_quality: high structure_quality: high metadata_completeness: high
processing: extracted_from: KEPPRES_77_2003_content.md extraction_method: mistral_ocr structure_method: claude_agent
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
a. bahwa untuk mencapai tujuan penyelenggaraan perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat secara melembaga;
b. bahwa sehubungan dengan huruf a dan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 75 ayat (4) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dipandang perlu menetapkan Keputusan Presiden tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia;
1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;
2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 109, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4235);
:
Menetapkan: KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA.
Konsideran (Menimbang & Mengingat)
) considerations:
- letter: a
content: "bahwa untuk mencapai tujuan penyelenggaraan perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat secara melembaga"
references:
- UU_23_2002 subject: institutional_cooperation_for_child_protection
- letter: b content: "bahwa sehubungan dengan huruf a dan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 75 ayat (4) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dipandang perlu
) legal_basis_references:
- number: 1 regulation: UUD_1945 article: Pasal 4 ayat (1) subject: presidential_authority
- number: 2 regulation: UU_23_2002 full_title: Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak gazette: Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 109 supplement: Tambahan Lembaran Negara Nomor 4235 subject: child_protection_law
DECREE STATEMENT
decree_statement: verb:
