Pasal 111
(1) Untuk memeriksa pengaduan dan/atau laporan
adanya
dugaan
pelanggaran
kode
etik
yang
dilakukan oleh anggota KPU dan anggota KPU
Provinsi, dibentuk Dewan Kehormatan KPU yang
bersifat ad hoc.
(2) Pembentukan Dewan Kehormatan KPU sebagaimana
dimaksud
pada
ayat
(1)
ditetapkan
dengan
keputusan KPU.
(3) Dewan Kehormatan KPU sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) berjumlah 5 (lima) orang yang terdiri
atas 3 (tiga) orang anggota KPU dan 2 (dua) orang
dari luar anggota KPU.
(4) Dewan Kehormatan KPU terdiri atas seorang ketua
merangkap anggota dan anggota.
(5) Ketua Dewan Kehormatan KPU dipilih dari dan oleh
anggota Dewan Kehormatan.
(6) Ketua
Dewan
Kehormatan
KPU
tidak
boleh
dirangkap oleh Ketua KPU.
(7) Berdasarkan
hasil
pemeriksaan
sebagaimana
dimaksud pada ayat (1), Dewan Kehormatan KPU
menetapkan rekomendasi.
(8) Rekomendasi sebagaimana dimaksud pada ayat (7)
bersifat mengikat.
(9) KPU . . .
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
(9) KPU wajib melaksanakan rekomendasi Dewan Kehormatan KPU.
