UU
RUMAH SUSUN
Pasal 26
BAB 5 — PEMBANGUNAN
(1) Pemisahan rumah susun sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 25 ayat (1) wajib dituangkan dalam bentuk gambar
dan uraian.
(2) Gambar dan uraian sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
menjadi dasar untuk menetapkan NPP, SHM sarusun atau SKBG sarusun, dan perjanjian pengikatan jual beli.
(3) Gambar dan uraian sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dibuat sebelum pelaksanaan pembangunan rumah susun.
(4) Gambar dan uraian sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
dituangkan dalam bentuk akta pemisahan yang disahkan oleh bupati/walikota.
(5) Khusus untuk Provinsi DKI Jakarta, akta pemisahan
sebagaimana dimaksud pada ayat (4) disahkan oleh Gubernur.
