PERHITUNGAN ANGGARAN NEGARA TAHUN ANGGARAN 1999/2000
Pasal 1
Ayat (1) Huruf a Cukup jelas Huruf b … PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Huruf b Penerimaan pembangunan tersebut tediri dari bantuan program dan bantuan proyek. Ayat (2) Cukup jelas Ayat (3) Rincian pendapatan Negara dimaksud adalah sebagai berikut: RINCIAN PENERIMAAN DALAM NEGERI TAHUN ANGGARAN 1999/2000 Penerimaan perpajakan Rp112.904.813.566.055,00 Pajak Penghasilan (PPH) Pajak Pertambahan Nilai Barang Rp 59.682.747.737.521,00 dan Jasa dan Pajak 320Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PBB dan BPHTB) Rp 4.107.266.648.375,00 Bea masuk Rp 4.176.990.000.000,00 Cukai Rp 10.331.219.000.000,00 Pungutan (pajak) ekspor Rp 858.596.881.718,00 Bea meterai Rp 610.944.298.441,00 Penerimaan dari sektor minyak bumi dan gas alam Rp 58.481.565.939.589,00 Penerimaan minyak bumi Rp 38.023.750.597.796,00 Penerimaan gas alam Rp 20.457.815.341.793,00 Penerimaan … PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Penerimaan Negara Bukan Pajak Rp 33.046.237.741.172,00 Pendapatan pendidikan Rp 8.554.086.690,00 Uang pendidikan Rp 5.382.956.308,00 Uang ujian masuk, kenaikan tingkat, dan akhir pendidikan Rp 2.415.522.731,00 Uang ujian menjalankan praktek Rp 18.054.000,00 Penerimaan pendidikan lainnya Rp 737.553.651,00 Pendapatan pendidikan swadana Rp 445.223.197.257,00 Pendapatan pendidikan swadana Rp 445.223.197.257,00 Penjualan hasil produksi dan sitaan Rp 39.922.893.909,00 Penjualan hasil pertanian dan perkebunan Rp 2.828.780.379,00 Penjualan hasil peternakan Rp 77.184.642,00 Penjualan hasil perikanan Rp 13.048.032,00 Penjualan hasil sitaaan Rp 8.582.266.531,00 Penjualan obat-obatan dan hasil farmasi lainnya Rp 2.859.040.800,00 Penjualan penerbitan, film, dan hasil cetakan lainnya Rp 136.305.225,00 Penjualan dokumen-dokumen pelelangan Rp 16.886.444.953,00 Penjualan lainnya Rp 8.539.823.347,00 Penjualan aset tetap Rp 61.676.859.826,00 Penjualan rumah, gedung, bangunan, dan tanah Rp 6.028.123.734,00 Penjualan kendaraan bermotor Rp 629.873.201,00 Penjualan sewa beli Rp 28.631.396.390,00 Penjualan aset lainnya yang berlebih, rusak, dan dihapuskan Rp 26.387.466.501,00 Pendapatan sewa Rp 10.543.603.989,00 Sewa rumah dinas, dan rumah negeri Rp 5.077.840.053,00 Sewa gedung, bangunan, dan gudang Rp 2.162.865.242,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Sewa benda-benda bergerak Rp 2.214.560.561,00 0539 Sewa … Sewa benda-benda tak bergerak lainnya Rp 1.088.338.133,00 Pendapatan jasa I Rp 571.493.560.862,00 Pendapatan rumah sakit dan instansi kesehatan lainnya Rp 58.374.126.751,00 Pendapatan tempat hiburan, taman, dan museum Rp 654.601.081,00 Pendapatan surat keterangan, visa paspor, SIM, STNK, dan BPKB Rp 215.215.701.310,00 Pendapatan sertifikat pendaftaran tanah Rp 40.610.181.005,00 Pendapatan hak dan perizinan Rp 203.603.681.796,00 Pendapatan sensor, karantina, pengawasan, dan pemeriksaan Rp 4.403.148.194,00 Pendapatan jasa tenaga, jasa pekerja Rp 25.206.543.849,00 Pendapatan jasa kantor urusan agama Rp 4.579.659.021,00 Pendapatan jasa bandar udara dan pelabuhan Rp 18.845.917.855,00 Pendapatan jasa II Rp 1.472.279.801.740,00 Pendapatan jasa lembaga keuangan (jasa giro) Rp 95.355.060.306,00 Pendapatan iuran hasil hutan, hasil laut, royalti dan denda Rp 892.948.554.640,00 Pendapatan iuran lelang untuk fakir miskin Rp 8.136.634.622,00 Pendapatan jasa kantor catatan sipil Rp 5.746.746.209,00 Pendapatan biaya penagihan pajak- pajak Negara dengan Surat Paksa Rp 2.516.947.540,00 Pendapatan uang pewarganegaraan Rp 8.397.147.473,00 Bea lelang Rp 82.496.128.126,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Pendapatan biaya pengurusan piurang Negara dan lelang Negara Rp 42.156.046.314,00 0559 Pendapatan … Pendapatan jasa lainnya Rp 344.526.536.510,00 Pendapatan rutin dari luar negeri Rp 237.816.145.690,00 Penerimaan rutin luar negeri lainnya Rp 237.816.145.690,00 Pendapatan penjualan, sewa dan jasa swadana Rp 1.650.175.105.331,00 Pendapatan penjualan swadana Rp 6.513.458.897,00 Pendapatan swa swadana Rp 951.080.862,00 Pendapatan jasa swadana Rp 1.642.710.565.572,00 Pendapatan kejaksaan dan peradilan Rp 29.362.134.034,00 Legalisasi tanda tangan Rp 117.675.854,00 Pengesahan surat di bawah tangan Rp 21.217.143,00 Uang meja (legas) dan upah pada panitera badan peradilan Rp 780,272,881,00 Hasil denda, denda tilang dan sebagainya Rp 12.514.529.574,00 Ongkos perkara Rp 1.179.230.525,00 Penerimaan kejaksaan dan peradilan lainnya Rp 14.749.208.057,00 Pendapatan dari investasi Rp 8.541.348.144.170,00 Bagian laba dari BUMN Rp 5.430.448.144.170,00 Pelunasan piutang (penerimaan kembali pinjaman) Rp 3.110.900.000.000,00 Pendapatan kembali belanja tahun anggaran berjalan Rp 210.133.222.796,00 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp 17.014.730.427,00 Penerimaan kembali belanja pegawai daerah otonom Rp 13.093.888.907,00 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp 56.108.588.471,00 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp 104.131.027.428,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah lainnya Rp 19.784.987.563,00 0820 Pendapatan … Pendapatan kembali belanja tahun anggaran yang lalu Rp 63.477.251.235,00 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp 6.733.900.695,00 Penerimaan kembali belanja pegawai daerah otonom Rp 1.797.758.322,00 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp 14.361.527.993,00 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp 5.433.366.708,00 Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah lainnya Rp 35.150.697.517,00 Pendapatan lain-lain swadana Rp 12.719.179.221,00 Pendapatan lain-lain swadana Rp 12.719.179.221,00 Pendapatan lain-lain Rp 19.691.512.554.422,00 Penerimaan kembali persekot, uang muka gaji Rp 2.343.251.274,00 Penerimaan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan Rp 22.351.706.762,00 Penerimaan kembali, ganti rugi atas kerugian yang diderita oleh Negara Rp 10.810.956.803,00 Penerimaan kembali perhitungan sisa lebih subsidi gaji PNS daerah otonom berdasarkan SPM nihil KPKN Rp 1.803.379.644,00 Penerimaan hasil penjualan saham Pemerintah pada BUMN Rp 3.727.189.531.167,00 Pendapatan anggaran lainnya Rp 15.927.013.728.772,00 JUMLAH Rp204.432.617.246.816,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA RINCIAN … RINCIAN PENERIMAAN LUAR NEGERI TAHUN ANGGARAN 1999/2000 Pinjaman Program Rp 25.200.896.518.907,00 Pinjaman Proyek Rp 24.383.103.382.553,00 JUMLAH Rp 49.583.999.901.460,00
Pasal 2
Ayat (1) Cukup jelas Ayat (2) Rincian belanja negara dimaksud adalah sebagai berikut: RINCIAN PENGELUARAN RUTIN TAHUN ANGGARAN 1999/2000 SEKTOR 01.1 Subsektor Industri Rp 93.996.947.844,00 Jumlah Sektor Industri Rp 93.996.947.844,00 SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN 02.1 Subsektor Pertanian Rp 279.818.243.139,00 02.2 Subsektor Kehutanan Rp 672.390.476.684,00 Jumlah Sektor Pertanian dan Kehutanan Rp 952.208.719.823,00 SEKTOR PENGAIRAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 03.1 Subsektor Pengembangan Sumber Daya Air Rp 17.472.282.693,00 03.2 Subsektor Irigasi Rp 22.280.240.126,00 Jumlah Sektor Pengairan Rp 39.752.522.819,00 04 SEKTOR … SEKTOR TENAGA KERJA 04.1 Subsektor Tenaga Kerja Rp 365.274.393.288,00 Jumlah Sektor Tenaga Kerja Rp 365.274.393.288,00 SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN KOPERASI 05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp 87.229.458.497,00 05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri Rp 64.543.962.771.00 05.4 Subsektor Keuangan Rp120.220.381.572.312,00 05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha Kecil Rp 135.151.866.037,00 Jumlah Sektor Perdagangan, Pengembangan Usaha Nasional, Keuangan dan Koperasi Rp120.507.306.859.617,00 SEKTOR TRANSPORTASI, METROLOGI DAN GEOFISIKA 06.1 Subsektor Prasarana jalan Rp 30.687.887.986,00 06.2 Subsektor Transportasi Darat Rp 35.344.449.723,00 06.3 Subsektor Transportasi Laut Rp 211.001.313.871,00 06.4 Subsektor Transportasi Udara Rp 73.661.953.487,00 06.5 Subsektor Metrologi, Geofisika, Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Rp 65.172.705.514,00 Jumlah Sektor Transportasi, Meteorologi dan Geofisika Rp 415.868.310.581,00 SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI 07.1 Subsektor Pertambangan Rp 503.207.988.195,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 07.2 Subsektor Energi Rp 6.525.511.394,00 Jumlah Sektor Pertambangan dan Energi Rp 509.733.499.589,00 08 SEKTOR … SEKTOR PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI 08.1 Subsektor Pariwisata Rp 26.162.984.340,00 08.2 Subsektor Energi Rp 111.778.723.111,00 Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Rp 137.941.707.451,00 SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN TRANSMIGRASI 09.1 Subsektor Pembangunan Daerah Rp 17.645.076.940.935,00 09.2 Subsektor Transmigrasi dan dan Pemukiman Perambah Hutan Rp 99.614.334.724,00 Jumlah Sektor Pembangunan Daerah dan Transmigrasi Rp 17.744.691.275.659,00 SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN TATA RUANG 10.1 Subsektor Lingkungan Hidup Rp 12.111.359.928,00 10.2 Subsektor Tata Ruang Rp 290.080.584.091,00 Jumlah Sektor Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Rp 302.191.944.019,00 12. SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN OLAH RAGA 11.1 Subsektor Pendidikan Rp 6.513.296.225.676,00 11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah dan Kedinasan Rp 447.318.765.844,00 12.4 Subsektor Kebudayaan Nasional dan PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Rp 115.975.499.681,00 11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga Rp 10.991.995.886,00 Jumlah Sektor Pendidikan, Kebudayaan Nasional, Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Pemuda dan Olah Raga Rp 7.087.582.487.187,00 12 SEKTOR … SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA SEJAHTERA 12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga Berencana Rp 463.304.317.609,00 Jumlah Sektor Kependudukan dan Keluarga Sejahtera Rp 463.304.317.609,00 SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL, KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK DAN REMAJA 13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial Rp 171.899.832.840,00 13.2 Subsektor Kesehatan Rp 752.943.790.345,00 Jumlah Sektor Kesejahteraan Sosial Kesehatan, Peranan Wanita, Anak dan Remaja Rp 924.843.623.185,00 SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN 14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp 18.559.489.932,00 14.2 Subsektor Penataan Kota dan Bangunan Rp 6.501.035.864,00 Jumlah Sektor Perumahan dan Permukiman Rp 25.060.525.796,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SEKTOR AGAMA 15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan Beragama Rp 296.875.938.607,00 15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan Agama Rp 1.474.735.488.339,00 Jumlah Sektor Agama Rp 1.771.611.426.946,00 16 SEKTOR … SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI 16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan Terapan dan Dasar Rp 297.076.708.424,00 20.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp 44.181.492.917,00 16.5 Subsektor Kedirgantaraan Rp 2.617.646.326,00 16.6 Subsektor Sistem Informasi dan Statistik Rp 143.519.833.326,00 Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp SEKTOR HUKUM 17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp 848.704.484.408,00 17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp 160.390.320.898,00 Jumlah Sektor Hukum Rp 1.009.094.805.306,00 SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN 18.1 Subsektor Aparatur Negara Rp 4.454.138.228.831,00 18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem dan Pelaksanaan Pengawasan Rp 386.842.654.875,00 Jumlah Sektor Aparatur Negara dan Pengawasan Rp 4.840.980.883.706,00 SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR NEGERI, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA 19.1 Subsektor Politik Rp 120.985.213.877,00 19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri Rp 1.798.026.054.556,00 19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi dan Media Massa Rp 654.595.507.568,00 Jumlah Sektor Politik, Hubungan Luar Negeri, Penerangan, Komunikasi dan Media Massa Rp 2.573.606.776.001,00 20 SEKTOR … SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN 20.2 Subsektor ABRI Rp 9.921.226.265.000,00 20.3 Subsektor Pendukung Rp Jumlah Sektor Pertahanan dan Keamanan Rp 9.921.226.265.000,00 JUMLAH Rp170.173.672.972.419,00 RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN PEMBIAYAAN RUPIAH TAHUN ANGGARAN 1999/2000 SEKTOR INDUSTRI 01.1 Subsektor Industri Rp 237.759.143.529,00 Jumlah Sektor Industri Rp 237.759.143.529,00 SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN 02.1 Subsektor Pertanian Rp 1.901.959.875.149,00 02.2 Subsektor Kehutanan Rp 17.482.353.525,00 Jumlah Sektor Pertanian Dan Kehutanan Rp 1.919.442.228.674,00 SEKTOR PENGAIRAN 03.1 Subsektor Pengembangan Sumber Daya Air Rp 331.549.562.056,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 03.2 Subsektor Irigasi Rp 735.273.395.964,00 Jumlah Sektor Pengairan Rp 1.066.822.958.020,00 SEKTOR TENAGA KERJA 04.1 Subsektor Tenaga Kerja Rp 117.236.774.736,00 Jumlah Sektor Tenaga Kerja Rp 117.236.774.736,00 05 SEKTOR … 08. SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN KOPERASI 05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp 28.502.748.030,00 05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri Rp 50.709.403.964,00 05.3 Subsektor Pengembangan Usaha Nasional Rp 3.117.870.562.497,00 05.4 Subsektor Keuangan Rp 22.534.755.292.840,00 05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha Kecil Rp 1.096.066.016.850,00 Jumlah Sektor Perdagangan, Pengembangan Usaha Nasional, Keuangan dan Koperasi Rp 26.827.904.024.181,00 SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI DAN GEOFISIKA 06.1 Subsektor Prasarana Jalan Rp 741.612.502.336,00 06.2 Subsektor Transportasi Darat Rp 185.939.327.837,00 06.3 Subsektor Transportasi Laut Rp 134.340.806.275,00 06.4 Subsektor Transportasi Udara Rp 145.370.406.689,00 06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika, Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Rp 17.962.027.430,00 Jumlah Sektor Transportasi, Meteorologi dan Geofisika Rp 1.225.225.070.567,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI 07.1 Subsektor Pertambangan Rp 48.316.920.548,00 07.2 Subsektor Energi Rp 695.606.075.384,00 Jumlah Sektor Pertambangan dan Energi Rp 743.922.995.932,00 08 SEKTOR … SEKTOR PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI 08.1 Subsektor Pariwisata Rp 51.960.421.953,00 08.2 Subsektor Pos dan Telekomunikasi Rp 17.572.453.352,00 Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Rp 69.532.875.305,00 SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN TRANSMIGRASI 09.1 Subsektor Pembangunan Daerah Rp 13.301.441.652.677,00 09.2 Subsektor Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan Rp 861.262.095.301,00 Jumlah Sektor Pembangunan Daerah dan Transmigrasi Rp 14.162.703.747.978,00 SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN TATA RUANG 10.1 Subsektor Lingkungan Hidup Rp 469.648.323.875,00 10.2 Subsektor Tata Ruang Rp 64.146.872.578,00 Jumlah Sektor Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Rp 533.795.196.453,00 11. SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN OLAH RAGA 11.1 Subsektor Pendidikan Rp 3.497.374.928.330,00 11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah dan Kedinasan Rp 205.731.522.558,00 11.4 Subsektor Kebudayaan Nasional dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Rp 60.031.259.327,00 11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga Rp 60.531.342.635,00 Jumlah Sektor Pendidikan, Kebudayaan Nasional, Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Pemuda dan Olah Raga Rp 3.823.669.052.850,00 12 SEKTOR … SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA SEJAHTERA 12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga Berencana Rp 230.444.271.441,00 Jumlah Sektor Kependudukan dan Keluarga Sejahtera Rp 230.444.271.441,00 SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL, KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK DAN REMAJA 13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial Rp 304.214.293.694,00 13.2 Subsektor Kesehatan Rp 1.549.493.971.523,00 13.3 Subsektor Peranan Wanita, Anak dan Remaja Rp 558.497.572.009,00 Jumlah Sektor Kesejahteraan Sosial, Kesehatan, Peranan Wanita, Anak dan Remaja Rp 2.412.205.837.226,00 SEKTOR PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp 1.297.968.319.415,00 14.2 Subsektor Penataan Kota dan Bangunan Rp 13.340.856.063,00 Jumlah Sektor Perumahan dan Permukiman Rp 1.311.309.175.478,00 SEKTOR AGAMA 15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan Beragama Rp 46.448.298.573,00 15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan Agama Rp 265.009.380.174,00 Jumlah Sektor Agama Rp 311.457.678.747,00 16 SEKTOR … SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI 16.1 Subsektor Teknik Produksi dan Teknologi Rp 159.892.122.441,00 16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan Terapan dan Dasar Rp 55.902.435.094,00 16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp 62.399.635.434,00 16.4 Subsektor Kelautan Rp 54.565.153.442,00 16.5 Subsektor Kedirgantaraan Rp 32.062.266.766,00 16.6 Subsektor Sistem Informasi dan Statistik Rp 164.397.860.409,00 Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp 529.219.473.586,00 SEKTOR HUKUM 17.1 Subsektor Pembinaan Hukum Nasional Rp 14.983.723.996,00 17.2 Subsektor Pembinaan Aparatur Hukum Rp 48.351.865.014,00 17.3 Subsektor Sarana dan Prasarana Hukum Rp 129.634.109.357,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Jumlah Sektor Hukum Rp 192.969.698.367,00 SEKTOR APARTUR NEGARA DAN PENGAWASAN 18.1 Subsektor Aparatur Negara Rp 457.615.285.676,00 18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem dan Pelaksanaan Pengawasan Rp 29.433.046.142,00 Jumlah Sektor Aparatur Negara dan Pengawasan Rp 487.048.331.818,00 19 SEKTOR … SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR NEGERI, PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA 19.1 Subsektor Politik Rp 7.125.562.382,00 19.2 Subsektor Hubungan Luar Negeri Rp 29.244.854.466,00 19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi dan Media Massa Rp 91.081.397.598,00 Jumlah Sektor Politik, Hubungan Luar Negeri, Penerangan, Komunikasi dan Media Massa Rp 127.451.814.446,00 SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN 20.1 Subsektor Rakyat Terlatih dan Perlindungan Masyarakat Rp 20.2 Subsektor ABRI Rp 605.141.988.428,00 20.3 Subsektor Pendukung Rp 583.120.747.957,00 Jumlah Sektor Pertahanan dan Keamanan Rp JUMLAH Rp 57.518.383.085.719,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA RINCIAN PENGELUARAN PEMBANGUNAN PEMBIAYAAN PROYEK TAHUN ANGGARAN 1999/2000 SEKTOR INDUSTRI 01.1 Subsektor Industri Rp 250.139.748.178,00 Jumlah Sektor Industri Rp 250.139.748.178,00 SEKTOR PERTANIAN DAN KEHUTANAN 02.1 Subsektor Pertanian Rp 1.459.216.593.402,00 02.2 Subsektor Kehutanan Rp 23.465.002.711,00 Jumlah Sektor Pertanian Dan Kehutanan Rp 1.482.681.596.113,00 03 SEKTOR … SEKTOR PENGAIRAN 03.1 Subsektor Pengembangan Sumber Daya Air Rp 1.225.373.788.087,00 03.2 Subsektor Irigasi Rp 1.124.168.243.244,00 Jumlah Sektor Pengairan Rp 2.349.542.031.331,00 SEKTOR TENAGA KERJA 04.1 Subsektor Tenaga Kerja Rp 170.481.951.687,00 Jumlah Sektor Tenaga Kerja Rp 170.481.951.687,00 07. SEKTOR PERDAGANGAN, PENGEMBANGAN USAHA NASIONAL, KEUANGAN DAN KOPERASI 05.1 Subsektor Perdagangan Dalam Negeri Rp 76.159.257.453,00 05.2 Subsektor Perdagangan Luar Negeri Rp 2.609.995.480,00 05.3 Subsektor Pengembangan Usaha Nasional Rp 8.785.326.614,00 05.4 Subsektor Keuangan Rp 1.413.236.451.246,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 05.5 Subsektor Koperasi dan Pengusaha Kecil Rp 44.063.978.854,00 Jumlah Sektor Perdagangan, Pengembangan Usaha Nasional, Keuangan dan Koperasi Rp 1.544.855.009.647,00 SEKTOR TRANSPORTASI, METEOROLOGI DAN GEOFISIKA 06.1 Subsektor Prasarana Jalan Rp 3.220.701.186.984,00 06.2 Subsektor Transportasi Darat Rp 711.076.578.792,00 06.3 Subsektor Transportasi Laut Rp 82.047.714.052,00 06.4 Subsektor Transportasi Udara Rp 73.531.323.545,00 06.5 Subsektor Meteorologi, Geofisika, Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Jumlah Sektor Transportasi, Meteorologi dan Geofisika Rp 4.087.356.803.373,00 07 SEKTOR … SEKTOR PERTAMBANGAN DAN ENERGI 07.1 Subsektor Pertambangan Rp 112.787.200,00 07.2 Subsektor Energi Rp 2.192.906.256.723,00 Jumlah Sektor Pertambangan dan Energi Rp 2.193.019.043.923,00 SEKTOR PARIWISATA, POS DAN TELEKOMUNIKASI 08.1 Subsektor Pariwisata Rp 08.2 Subsektor Pos dan Telekomunikasi Rp 868.476.979.409,00 Jumlah Sektor Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Rp 868.476.979.409,00 SEKTOR PEMBANGUNAN DAERAH DAN TRANSMIGRASI 09.1 Subsektor Pembangunan Daerah Rp 1.920.401.041.057,00 09.2 Subsektor Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan Rp 554.649.143,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Jumlah Sektor Pembangunan Daerah dan Transmigrasi Rp 1.920.955.690.200,00 SEKTOR LINGKUNGAN HIDUP DAN TATA RUANG 10.1 Subsektor Lingkungan Hidup Rp 245.629.569.188,00 10.2 Subsektor Tata Ruang Rp 57.717.693.987,00 Jumlah Sektor Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Rp 303.347.263.175,00 SEKTOR PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN NASIONAL, KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA, PEMUDA DAN OLAH RAGA 11.1 Subsektor Pendidikan Rp 3.652.972.445.851,00 11.2 Subsektor Pendidikan Luar Sekolah dan Kedinasan Rp 32.816.215.184,00 11.3 Subsektor … 11.3 Subsektor Kebudayaan Nasional dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Rp 17.200.000,00 11.4 Subsektor Pemuda dan Olah Raga Rp 893.709.002,00 Jumlah Sektor Pendidikan, Kebudayaan Nasional, Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Pemuda dan Olah Raga Rp 3.686.699.570.037,00 SEKTOR KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA SEJAHTERA 12.1 Subsektor Kependudukan dan Keluarga Berencana Rp 94.083.650.765,00 Jumlah Sektor Kependudukan dan Keluarga Sejahtera Rp 94.083.650.765,00 SEKTOR KESEJAHTERAAN SOSIAL, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KESEHATAN, PERANAN WANITA, ANAK DAN REMAJA 13.1 Subsektor Kesejahteraan Sosial Rp 287.359.739.998,00 13.2 Subsektor Kesehatan Rp 2.096.119.633.025,00 13.3 Subsektor Peranan Wanita, Anak dan Remaja Rp 889.684.940,00 Jumlah Sektor Kesejahteraan Sosial, Kesehatan, Peranan Wanita, Anak dan Remaja Rp 2.384.369.057.963,00 SEKTOR PERUMAHAN DAN PERMUKAAN 14.1 Subsektor Perumahan dan Permukiman Rp 1.661.827.024.734,00 14.2 Subsektor Penataan Kota dan Bangunan Rp 5.705.027.924,00 Jumlah Sektor Perumahan dan Permukiman Rp 1.667.532.052.658,00 15 SEKTOR … SEKTOR AGAMA 15.1 Subsektor Pelayanan Kehidupan Beragama Rp 973.054.021,00 15.2 Subsektor Pembinaan Pendidikan Agama Rp 100.104.142.459,00 Jumlah Sektor Agama Rp 101.077.196.480,00 SEKTOR ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI 16.1 Subsektor Teknik Produksi dan Teknologi Rp 144.494.513.443,00 16.2 Subsektor Ilmu Pengetahuan Terapan dan Dasar Rp 16.792.584.754,00 16.3 Subsektor Kelembagaan Prasarana dan Sarana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp 15.883.049.943,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 16.4 Subsektor Kelautan Rp 1.178.905.497,00 16.5 Subsektor Kedirgantaraan Rp 4.860.575.862,00 16.6 Subsektor Sistem Informasi dan Statistik Rp 1.358.542.888,00 Jumlah Sektor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rp 184.568.172.387,00 SEKTOR HUKUM 17.3 Subsektor Sarana dan Prasarana Hukum Rp 3.179.650.555,00 Jumlah Sektor Hukum Rp 3.179.650.555,00 SEKTOR APARATUR NEGARA DAN PENGAWASAN 18.1 Subsektor Aparatur Negara Rp 363.027.057.522,00 18.2 Subsektor Pendayagunaan Sistem dan Pelaksanaan Pengawasan Rp 10.309.884.990,00 Jumlah Sektor Aparatur Negara dan Pengawasan Rp 373.336.942.512,00 19 SEKTOR … SEKTOR POLITIK, HUBUNGAN LUAR NEGERI, PENERANGAN, KOMUNIKASI DAN MEDIA MASSA 19.1 Subsektor Politik Rp 5.079.380.328,00 19.3 Subsektor Penerangan, Komunikasi dan Media Massa Rp 168.740.834.890,00 Jumlah Sektor Politik, Hubungan Luar Negeri, Penerangan, Komunikasi dan Media Massa Rp 168.740.834.890,00 SEKTOR PERTAHANAN DAN KEAMANAN 20.2 Subsektor ABRI Rp 518.047.748.225,00 20.3 Subsektor Pendukung Rp 25.533.008.717,00 Jumlah Sektor Pertahanan dan Keamanan Rp 543.580.756.942,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA JUMLAH RP 24.383.103.382.553,00
Pasal 3
Sisa Anggaran lebih sebesar Rp 1.941.457.707.585,00 (satu triliun sembilan ratus empat puluh satu miliar empat ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh ribu lima ratus delapan pulurh lima rupiah) disebabkan oleh Realisasi Pendapatan Negara sebesar Rp 254.016.617.148.276,00 (dua ratus lima puluh empat triliun enam belas miliar enam ratus tujuh belas juta seratus empat puluh delapan ribu dua ratus tujuh puluh enam rupiah) dan Realisasi Belanja Negara sebesar Rp 252.075.159.440.691,00 (dua ratus lima puluh dua triliun tujuh puluh lima miliar seratus lima puluh sembilan juta empat ratus empat puluh ribu enam ratus sembilan puluh satu rupiah).
Pasal 4
Undang-undang ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. Disahkan di Jakarta pada tanggal 6 Agustus 2001 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd. MEGAWATI SOEKARNOPUTRI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Diundangkan di Jakarta pada tanggal 6 Agustus 2001 SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA, ttd. MUHAMMAD MAFTUH BASYUNI LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2001 NOMOR 113 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2001 TENTANG PERHITUNGAN ANGGARA NEGARA TAHUN ANGGARAN 1999/2000 I. UMUM Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1999/2000 setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk memenuhi kewajiban melaksanakan perhitungan dan pertanggungjawaban Pemerintah atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Undang-undang Nomor 7 tahun 1999 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000. Dalam Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1999/2000 tersebut terdapat Sisa Anggaran Lebih sbesar Rp 1.941.457.707.585,00 (satu triliun sembilan ratus empat puluh satu miliar empat ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus tujuh ribu lima ratus delapan puluh lima rupiah). Sisa Anggaran Lebih kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1998/1999 sebesar Rp. 12.751.097.373.220,00 (dua belas triliun tujuh ratus lima puluh satu miliar sembilan puluh tujuh juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu dua ratus dua puluh rupiah). Sisa Anggaran Lebih Kumulatif sampai dengan Tahun Anggaran 1999/2000 menjadi sebesar Rp 14.692.555.080.805,00 (empat belas triliun enam ratus sembilan puluh dua miliar lima ratus lima puluh lima juta delapan puluh ribu delapan ratus lima rupiah). Jumlah Sisa Anggaran Lebih kumulatif tersebut termasuk Cadangan Anggaran Pembangunan (CAP) sebesar Rp 1.730.000.000.000,00 (satu triliun tujuh ratus tiga puluh miliar rupiah). PASAL DEMI PASAL
Konsideran (Menimbang & Mengingat)
a. bahwa Perhitungan Anggaran Negara sebagai tahap akhir dari rangkaian siklus
anggaran Negara merupakan pertanggungjawaban Pemerintah sesuai konstitusi atas
pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
- bahwa berhubung dengan itu Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran
1999/2000 perlu ditetapkan dengan Undang-undang;
- Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (2), dan Pasal 23 ayat (1) dan ayat (5)
Undang-Undang Dasar 1945 sebagaimana telah diubah denan Perubahan Kedua
Undang-Undang Dasar 1945;
- Indische Comptabiliteitswet (Staatsblad Tahun 1925 Nomor 448) sebagaimana telah
beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1968 tentang
Perubahan Pasal 7 Indische Comptabiliteitswet (Lembagaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1968 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2860);
- Undang-undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1973 Nomor 39, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 3010);
- Undang-undang Nomor 7 Tahun 1999 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara Tahun Anggaran 1999/2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1999 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3819) sebagaimana telah
diubah dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2000 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3951);
