Pasal 246
(1) Penyelenggaraan sarana Perkeretaapian Umum dilakukan
oleh Badan Usaha sebagai penyelenggara, baik secara sendiri-sendiri maupun melalui kerja sama. (21 Dalam hal tidak ada Badan Usaha yang menyelenggarakan sarana Perkeretaapian Umum, Pemerintah atau Pemerintah Daerah dapat menyelenggarakan sarana Perkeretaapian.
(3) Pemerintah atau Pemerintah Daerah dalam
menyelenggarakan sarana Perkeretaapian sebagaimana dimaksud pada ayat (2), pelaksanaannya ditugaskan kepada Badan Usaha Mitik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah yang menyelenggarakan sarana Perkeretaapian. (41 Penugasan kepada Badan Usaha yang menyelenggarakan sarana Perkeretaapian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berupa angkutan pelayanan kelas ekonomi dan/ atau angkutan perintis.
1 1. Ketentuan Pasal 248 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
