PP
PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO
Pasal 51
(1)
Pelaku Usaha yang melakukan kegiatan usaha niaga
bahan bakar nabati (biofuel) sebagai bahan bakar lain
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat (1) dapat
meniagakan bahan bakar nabati (biofuel) sebagai
bahan bakar lain kepada konsumen akhir.
(2)
Terhadap bahan bakar nabati (biofuel) sebagai bahan
bakar lain yang dicampur dengan bahan bakar minyak
hanya dapat diniagakan oleh badan usaha pemegang
izin usaha niaga bahan bakar minyak.
