Pasal 50
Dalam melaksanakan kegiatan usaha niaga bahan bakar
nabati (biofuel) sebagai bahan bakar lain, badan usaha
wajib:
a.
menjamin dan bertanggung jawab sampai ke tingkat
penyalur/konsumen akhir atas standar dan mutu
bahan bakar nabati (biofuel) sebagai bahan bakar lain
yang diniagakan sesuai standar dan mutu/spesifikasi
yang ditetapkan;
b.
menjamin harga jual bahan bakar nabati (biofuel)
sebagai bahan bakar lain pada tingkat yang wajar;
c.
menjamin penyediaan fasilitas dan sarana kegiatan
usaha niaga bahan bakar nabati (biofuel) sebagai
bahan bakar lain yang memadai;
d.
menjamin dan bertanggung jawab atas penggunaan
peralatan, keakuratan, dan sistem alat ukur yang
www.peraturan.go.id
2021, No.15
digunakan yang memenuhi standar sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan;
e.
mempunyai dan menggunakan nama dan merek
dagang tertentu bahan bakar nabati (biofuel) sebagai
bahan bakar lain;
f.
mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri;
dan
g.
menyampaikan data dan laporan kepada menteri yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
energi
dan
sumber
daya
mineral
mengenai
pelaksanaan kegiatan usaha niaga bahan bakar nabati
(biofuel) sebagai bahan bakar lain termasuk harga jual
bahan bakar nabati (biofuel) sebagai bahan bakar lain
setiap 1 (satu) bulan sekali atau sewaktu-waktu
apabila diperlukan.
