Pasal 37
(1) Pembebasan Cukai dapat diberikan atas barang kena
cukai yang berasal dari:
- Pabrik;
- Tempat Penyimpanan; atau
- impor, yang dimasukkan ke dalam Tempat Penimbunan Berikat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf h.
(2) Pemasukan barang kena cukai dengan Pembebasan Cukai
ke Tempat Penimbunan Berikat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai penimbunan, pemasukan, pengeluaran, dan pengangkutan barang kena cukai.
(3) Dalam hal pengusaha Tempat Penimbunan Berikat akan
menggunakan barang kena cukai dengan Pembebasan Cukai yang dimasukkan ke Tempat Penimbunan Berikat untuk:
- Bahan Baku atau Bahan Penolong dalam pembuatan BHA Bukan BKC;
- penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan; dan/atau
- tujuan sosial, harus mendapatkan NPPP, penetapan penggunaan barang kena cukai dengan Pembebasan Cukai, dan terdaftar dalam penetapan pemberian Pembebasan Cukai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1).
(4) Selain dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan mengenai penimbunan, pemasukan, pengeluaran, dan pengangkutan barang kena cukai sebagaimana dimaksud pada ayat (2), pelaksanaan Pembebasan Cukai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kepabeanan.
