Pasal 30
( 1) Pengguna harus membuat surat pemesanan barang kena cukai dengan Pembebasan Cukai untuk jenis Pembebasan Cukai berupa barang kena cukai yang digunakan sebagai Bahan Baku atau Bahan Penolong dalam pembuatan BHA Bukan BKC sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf a dan huruf b menggunakan contoh format sebagaimana tercantum dalam Lampiran huruf R yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(2) Surat pemesanan barang kena cukai sebagaimana
dimaksud pada ayat ( 1) disampaikan kepada Pengusaha Pabrik, Pengusaha Tempat Penyimpanan, atau Importir sebelum pengeluaran barang kena cukai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28.
jdih.kemenkeu.go.id
(3) Surat pemesanan barang kena cukai sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) digunakan sebagai dokumen sumber pengeluaran barang kena cukai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28.
(4) Surat pemesanan barang kena cukai sebagaimana
dimaksud pada ayat ( 1) disampaikan oleh Pengguna dengan ketentuan:
- Pengguna memiliki Keputusan Menteri mengenai penggunaan barang kena cukai dengan Pembebasan Cukai;
- Pengguna terdaftar dalam Keputusan Menteri mengenai pemberian Pembebasan Cukai; dan
- jumlah barang kena cukai yang diminta tidak melebihi Batasan Pembebasan Cukai dalam Keputusan Menteri mengenai pemberian Pembebasan Cukai.
Bagian Keenam Pencampuran Etil Alkohol yang Mendapatkan Pembebasan Cukai
