Pasal 15
(1) Wali Kota melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penggunaan dan pertanggungjawaban Bantuan Operasional RT dan Bantuan Operasional RW. (2) Pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan agar Bantuan Operasional RT dan Bantuan Operasional RW dapat digunakan sesuai dengan peruntukan dan kebutuhan sesuai dengan Rencana Anggaran Penggunaan.
(3) Pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh: a. Lurah; b. Camat; c. Perangkat Daerah yang mempunyai tugas dan fungsi pengawasan; d. Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan urusan pemerintahan bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan bidang pemberdayaan masyarakat; dan e. Perangkat Daerah yang mempunyai tugas dan fungsi kewilayahan. (4) Dalam hal hasil pembinaan dan pengawasan ditemukan adanya penyalahgunaan Bantuan Operasional RT dan Bantuan Operasional RW, maka Bantuan Operasional RT dan Bantuan Operasional RW akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
