Pasal 6
(1) Selama pekerjaan revitalisasi fasilitas Pangkalan
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara/Bandar
Udara Halim Perdanakusuma, kegiatan operasional
pangkalan udara dan bandar udara dihentikan.
(2) Dengan penghentian kegiatan operasional pangkalan
udara dan bandar udara sebagaimana dimaksud pada
ayat (1), maka:
- kegiatan penerbangan kenegaraan naratetama
dan naratama dipindahkan ke Bandar Udara
Soekarno Hatta;
- kegiatan penerbangan operasi dan latihan
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara
dipindahkan ke Bandar Udara Soekarno Hatta, Bandar Udara Husein Sastranegara, dan/atau
Bandar Udara Kertajati kecuali kegiatan yang tidak membutuhkan landas pacu (runway); dan
- kegiatan penerbangan niaga, general aviation, dan
sekolah penerbangan sipil dipindahkan ke Bandar
Udara Soekarno Hatta, Bandar Udara Kertajati,
www.peraturan.go.id
2022, No. 17 -5-
Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandar
Udara Pondok Cabe, atau Bandar Udara Budiarto Curug sesuai kapasitas bandar udara.
(3) Kegiatan penerbangan sebagaimana dimaksud pada
ayat (2), wajib memperhatikan keamanan dan
keselamatan penerbangan serta ketersediaan
kapasitas bandar udara.
