Pasal 59
BAB 4 — STRATEGI OPERASIONALISASI PERWUJUDAN STRUKTUR RUANG DAN POLA RUANG PULAU SULAWESI
(1) Strategi operasionalisasi perwujudan kawasan andalan dengan sektor unggulan pertanian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (3) huruf b meliputi: a. mengembangkan kawasan untuk kegiatan pertanian, kegiatan industri pengolahan dan industri jasa hasil pertanian, permukiman, serta jaringan prasarana dan sarana; dan b. meningkatkan keterkaitan pusat kegiatan pertanian dengan kawasan perkotaan nasional sebagai pusat pengembangan kawasan andalan yang terlayani dengan pelabuhan. (2) Pengembangan … www.djpp.kemenkumham.go.id
(2) Pengembangan kawasan untuk kegiatan pertanian, kegiatan industri pengolahan dan industri jasa hasil pertanian, permukiman, serta jaringan prasarana dan sarana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan pada: a. sentra pertanian tanaman pangan padi untuk ketahanan pangan nasional di Kawasan Andalan Dumoga-Kotamobagu dan Sekitarnya (Bolaang Mongondow), Kawasan Andalan Toli-toli, Kawasan Andalan Palu dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Mamminasata dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Palopo dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Bulukumba-Watampone, Kawasan Andalan Pare-pare dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Mamuju, Kawasan Andalan Asesolo/Kendari, dan Kawasan Andalan Mowedong/Kolaka; dan b. sentra pertanian tanaman jagung untuk ketahanan pangan nasional di Kawasan Andalan Gorontalo, Kawasan Andalan Marisa, Kawasan Andalan Manado dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Kolonedale dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Mamminasata dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Bulukumba-Watampone, serta Kawasan Andalan Kapolimu- Patikala Muna-Buton. (3) Peningkatan keterkaitan pusat kegiatan pertanian dengan kawasan perkotaan nasional sebagai pusat pengembangan kawasan andalan yang terhubung dengan pelabuhan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan pada: a. Kawasan Andalan Gorontalo dan Kawasan Andalan Marisa dengan PKN Gorontalo, PKW Isimu, PKW Kuandang, dan PKW Tilamuta, yang terhubung dengan Pelabuhan Gorontalo; b. Kawasan Andalan Dumoga-Kotamobagu dan Sekitarnya (Bolaang Mongondow) dengan PKW Kotamobagu, yang terhubung dengan Pelabuhan Bitung; c. Kawasan Andalan Toli-toli dan Sekitarnya dengan PKW Toli-toli, yang terhubung dengan Pelabuhan Toli-toli; d. Kawasan … www.djpp.kemenkumham.go.id
d. Kawasan Andalan Poso dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Palu dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Kolonedale dan Sekitarnya dengan PKN Palu, PKW Poso, dan PKW Kolonedale, yang terhubung dengan Pelabuhan Pantoloan; e. Kawasan Andalan Mamminasata dan sekitarnya, Kawasan Andalan Palopo dan Sekitarnya, Kawasan Andalan Bulukumba-Watampone, serta Kawasan Andalan Pare-pare dan Sekitarnya dengan PKN Kawasan Perkotaan Mamminasata, PKW Palopo, PKW Watampone, PKW Bulukumba, dan PKW Pare-pare, yang terhubung dengan Pelabuhan Soekarno-Hatta (Makassar) dan Pelabuhan Pare-pare; f. Kawasan Andalan Mamuju dan Sekitarnya dengan PKW Mamuju, yang terhubung dengan Pelabuhan Belang-belang; dan g. Kawasan Andalan Asesolo/Kendari, Kawasan Andalan Kapolimu- Patikala Muna-Buton, dan Kawasan Andalan Mowedang/Kolaka dengan PKN Kendari, PKW Raha, dan PKW Kolaka.
