Pasal 39
BAB 3 — RENCANA STRUKTUR RUANG KAWASAN BBK
(1) Sistem jaringan sumber daya air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ditetapkan dalam rangka pengelolaan sumber daya air yang terdiri atas konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air. (2) Sistem jaringan sumber daya air di Kawasan BBK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas sumber air dan prasarana sumber daya air. (3) Sumber … www.djpp.kemenkumham.go.id
(3) Sumber air di Kawasan BBK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas air permukaan pada sungai, waduk, dan sumber air permukaan lainnya. (4) Sumber air di Kawasan BBK sebagaimana dimaksud pada ayat (3) terdiri atas: a. sumber air berupa air permukaan pada sungai terdiri atas:
- Sungai Harapan, Sungai Muka Kuning, Sungai Duriangkang, Sungai Beduk, Sungai Tongkong, Sungai Ngeden, Sungai Pancur, Sungai Nongsa, Sungai Ladi, Sungai Baloi, Sungai Tembesi, Sungai Cia, Sungai Gong, Sungai Langkai, Sungai Bengkong, Sungai Rempang, dan Sungai Galang di Kota Batam;
- Sungai Jago, Sungai Ekang Anculai, Sungai Bintan, Sungai Kangboi, Sungai Gesek, Sungai Kawal, dan Sungai Lagoi di Kabupaten Bintan;
- Sungai Pulai di Kota Tanjungpinang; dan
- Sungai Sei Bati, Sungai Pongkar, Sungai Gunung Jantan, dan Sungai Ambat di Kabupaten Karimun; b. sumber air berupa air permukaan pada waduk terdiri atas:
- Waduk Sei Harapan, Waduk Sei Ladi, Waduk Nongsa, Waduk Muka Kuning, Waduk Duriangkang, Waduk Sei Tembesi Baru, Waduk Sungai Rempang, Waduk Sungai Cia, Waduk Sungai Galang, dan Waduk Sungai Gong di Kota Batam;
- Waduk Sei Pulai, Waduk Galang Batang, Waduk Sungai Gesek, Waduk Sungai Kawal, Waduk Lagoi, Waduk Anculai, Waduk Kangboi, Waduk Sekuning, Waduk Sungai Jago-Lepan, dan Waduk Tanjung Uban di Kabupaten Bintan;
- Waduk Sei Pulai dan Waduk Estuary Dompak di Kota Tanjungpinang; dan
- Waduk Sungai Gunung Jantan, Waduk Sungai Pongkar, Waduk Sei Bati, dan Waduk Sentani di Kabupaten Karimun. (5) Prasarana sumber daya air sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b terdiri atas sistem pengendalian banjir dan sistem pengamanan pantai. (6) Sistem pengendalian banjir di Kawasan BBK sebagaimana dimaksud pada ayat (5) yang berupa waduk terdiri atas: a. Waduk … www.djpp.kemenkumham.go.id
a. Waduk Sei Harapan di Sungai Harapan, Waduk Sei Ladi di Sungai Ladi, Waduk Nongsa di Sungai Nongsa, Waduk Muka Kuning di Sungai Muka Kuning, Waduk Duriangkang di Sungai Duriangkang, Sungai Beduk, Sungai Tongkong, Sungai Ngeden dan Sungai Pancur, Waduk Sei Tembesi di Sungai Tembesi, Waduk Sungai Rempang di Sungai Rempang, Waduk Sungai Cia di Sungai Cia, Waduk Sungai Galang di Sungai Langkai, Sungai Bengkong, Sungai Rempang, dan Sungai Galang serta Waduk Sungai Gong di Sungai Gong di Kota Batam; b. Waduk Sei Pulai di Sungai Pulai, Waduk Galang Batang di Sungai Galang Tua, Waduk Sungai Gesek di Sungai Gesek, Waduk Sungai Kawal di Sungai Kawal, Waduk Lagoi di Sungai Lagoi, Waduk Anculai di Sungai Ekang Anculai, Waduk Kangboi di Sungai Kangboi, Waduk Sekuning di Sungai Ketapan, Waduk Sungai Jago-Lepan di Sungai Jago, dan Waduk Tanjung Uban di Sungai Tanjung Uban di Kabupaten Bintan; c. Waduk Sei Pulai di Sungai Pulai dan Waduk Estuary Dompak di Sungai Dompak di Kota Tanjungpinang; dan d. Waduk Sungai Gunung Jantan di Sungai Gunung Jantan, Waduk Sungai Pongkar di Sungai Pongkar, Waduk Sei Bati di Sungai Sei Bati, dan Waduk Sentani di Sungai Ambat di Kabupaten Karimun. (7) Sistem pengamanan pantai sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dilaksanakan dalam rangka mengurangi abrasi pantai melalui pengurangan energi gelombang yang mengenai pantai, dan/atau penguatan tebing pantai. (8) Sistem pengamanan pantai sebagaimana dimaksud pada ayat (7) dilakukan diseluruh pantai rawan abrasi di Kawasan BBK.
