Pasal 39
(1) Sistem jaringan drainase sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 37 ayat (2) huruf b yaitu saluran drainase
primer ditetapkan dalam rangka mengurangi genangan
air dan mendukung pengendalian banjir, terutama di
kawasan permukiman, kawasan industri, kawasan
perdagangan dan jasa, dan kawasan pariwisata.
(2) Saluran drainase primer sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) dikembangkan melalui saluran pembuangan
utama, meliputi:
- Sungai Citarum pada Kabupaten Bandung Barat
dan Kabupaten Bandung;
- Sungai Cibeureum pada Kabupaten Bandung
Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Cimahi;
Sungai Cikapundung pada Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung;
Sungai Cibaligo pada Kabupaten Bandung Barat,
Kabupaten Bandung, dan Kota Cimahi;
- Sungai Cimahi pada Kabupaten Bandung Barat
dan Kota Cimahi;
Sungai Cisangkuy, Sungai Ciwidey, dan Sungai Cirasea pada Kabupaten Bandung;
Sungai Citarik dan Sungai Cikeruh pada
Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang;
- Sungai Cipamokolan, Sungai Cidurian, Sungai
Cicadas, dan Sungai Citepus pada Kabupaten
Bandung dan Kota Bandung;
- Sungai Cilember pada Kabupaten Bandung dan
Kota Cimahi;
Sungai Cisaranten, Sungai Cinambo, dan Sungai Ciputat pada Kota Bandung; dan
Sungai Cikijing dan Sungai Cimande pada Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang.
(3) Saluran drainase primer sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) dilaksanakan secara terpadu dengan sistem pengendalian banjir.
www.peraturan.go.id
2018, No.91 -47-
