Pasal 14
BAB 5 — RENCANA STRUKTUR RUANG KAWASAN LANSI(AP SUBAK-BALI
(1) Sistem jaringan jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (2) huruf a berupa jalan umum. (21 Jalan umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1)' terdiri atas: a. jalan arteri; b. jalan kolektor; c. jalan strategis nasional; dan d. jalan bebas hambatan. (3) Jalan arteri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a berupa jalan arteri primer, meliputi ruas: a.BTS.... SK No237212A PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
a. BTS. Kota Singaraja - Pegayaman; b. Pegayaman - Wanagiri; c. Wanagiri - SP. Batunya; d. SP. Batunya - SP. Candi Kuning; e. SP. Batunya - BR. Taman Tanda; dan f. BR. Taman Tanda - Mengwitani. (4) Jalan kolektor sebagaimana dimaksud pada ayat (21 huruf b bempa jalan kolektor primer, meliputi ruas: a. Jalan 124 DPS (BON Dalem/DS Tembok) - Bts. Kota Amlapura; b. Bts. Kota Denpasar - Sp. Petang; c. Sp. Petang - Sp. Kintamani; d. Bts. Kota Bangli - Penelokan; e. Jalan Akses Pura Besakih - Ulundanu Batur; f. Sp. Penelokan - Bts. Buleleng; g. Ubud - Tegallalang - Bubungbayung; h. Bts. Kota Bangli - Kayuambua; i. Teges - Ubud; j. Antosari - hrpuan; k. Mambal - Kengetan; l. Bts. Kediri - Belayu - Mengwi; m. Sp. Petang - Batunya; n. Pengotan - Simp. Sekardadi; o. Kedewatan - Payangan - Baturanyar; p. Simp. Kedisan - Kedisan; q. Sp. Sekardadi - Sp. Bayung Gede; r. Wanagiri - Munduk - Mayong; s. Tampaksiring - Tegallalang; t. Kedewatan - Ubud; u. Tegaltamu - Kedewatan; v. Sp. Buruan - Senganan - Pacung; w. Belayu - Tmp. Margarana; x. Jln. Batukaru - Sp. Buruan; v.sp. . . . SK No 236266 A PR,ESIDEN REPUBLIK INDONESIA
y. Sp. Buruan - Batukaru; z. Jalan Baturiti - Pelaga; aa. Jalan Pelaga - Sidan - Langgahan; bb. Jalan Pengotan - Rendang; cc. Jalan Suter - Sekardadi; dd. Jalan Bayunggede - Manikliyu - Belantih; ee. Jalan Kintamani - Manikliyr - Langgahan; ff. Jalan Lingkar Penelokan; gg. Jalan Penulisan -Belandingan - Songan; hh. Jalan Songan - Tianyar; ii. Jalan Simpang Tamblingan - Simpang Pujungan; ij. Jalan Baturiti - Candikuning - Pancasari; kk. Jalan Alternatif/Shortcut Jalan Nasional (1-2); 11. Jalan Alternatif/ Shortcut Jalan Nasionaf (3-a); mm. Jalan Alternatif/ Shortcut Jalan Nasional (7A,B,C); nn. Jalan Alternatif/ Shortcut Jalan Nasional (7D,E); oo. Jalan Alternatif/ Shortcut Jalan Nasional (7E); pp. Jalan Marga - Apuan; dan qq. Sp. Sanda-Wangayagede. (5) Jalan strategis nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (21huruf c, meliputi ruas: a. Teges - Bedahulu - Tampak Siring - Istana Presiden; dan b. Tampaksiring - Sp. Penelokan. (6) Jalan bebas hambatan sebagaimana dimaksud pada ayat l2l huruf d, meliputi ruas: a. Soka - Celukan Bawang; b. Gilimanuk - Negara - Pekutatan - Soka - Mengwi; c. Bandara Ngurah Rai (Benoa) - Mengwi via Singapadu; dan d. Canggu - Mengwi - Singapadu. (71 Pembangunan jalan arteri, jalan kolektor, jalan strategis nasional, dan jalan bebas hambatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pasal 15.. . SK No237213A PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
