Pasal 2
(1) Dalam rangka · mempercepat pembangunan Jalan
Tol di Sumatera sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 1, dilakukan pengusahaan 24 (dua puluh
empat) ruas Jalan Tol yang meliputi:
ruas Jalan Tol Medan - Binjai;
ruas Jalan Tol Palembang - Simpang Indralaya;
ruas Jalan Tol Pekanbaru - Dumai;
ruas Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar;
ruas Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang
Panggang;
- ruas J alan Tol Pemµ.tang Panggang - Kayu
Agung;
ruas1 Jalan Tol Palembang - Tanjung Api - api;
ruas Jalan Tol Kisaran - Tebing Tinggi;
- ruas ...
PRESID'EN
- ruas Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) - Tempino -
Jambi;
J. ruas Jalan Tol Jambi - Rengat;
- ruas Jalan Tol Rengat - Pekanbaru;
- ruas Jalan Tol Dumai - Sp. Sigambal - Rantau
Prapat;
ruas Jalan Toi Rantau Prapat - Kisaran;
ruas Jalan Tol Binjai - Langsa;
ruas Jalan. Tol Langsa - Lhokseumawe;
ruas Jalan Toi Lhokseumawe - Sigli;
ruas Jalan Tol Sigli - Banda Aceh;
ruas Jalan Tol Simpang Indralaya - Muara
Enim;
- ruas Jalan Toi Muara Enim - Lahat - Lubuk
Linggau;
- ruas Jalan Tol Lubuk Linggau - Curup -
Bengkulu;
- ruas Jalan Tol Pekanbaru Bangkinang
Payakumbuh - Bukit Tinggi;
- ruas Jalan Tol Bukit Tinggi - Padang Panjang -
Lubuk Alung - Padang;
- ruas Jalan Tol Tebing Tinggi - P. Siantar -
Prapat - Tarutung - Sibolga; clan
- ruas Jalan Tol Batu Ampar - Muka Kuning -
Bandara Hang Nadim.
(2) Dalam pengusahaan 24 (dua puluh empat) ruas
Jalan Tol sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
Pemerintah menugaskan PT1 Hutama Karya
(Persero).
(3) Penugasan ...
PRE SI DEN
(3) Penugasan pengusahaan kepada PT Hutama Karya
(Persero) sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
meliputi pendanaan, perencanaan teknis,
pelaksanaan konstruksi, pengoperas1an, dan
pemeliharaan.
- Di antara Pasal 2 dan Pasal 3 disisipkan 2 (dua) Pasal,
yakni Pasal 2A dan Pasal 2B sehingga berbunyi sebagai
berikut:
