Pasal 4
BAB 2 — PEMETAAN SOSIAL, EKONOMI, DAN LINGKUNGAN
(1) Skala pemetaan sosial, ekonomi, dan lingkungan terbagi atas: a. Pemetaan regional, hasilnya dalam bentuk peta regional; dan b. Pemetaan lokal/spesifik, hasilnya dalam bentuk peta lokal/spesifik. (2) Pemetaan regional sebagaimana pada ayat (1) terbagi atas: a. Aspek sosial yang meliputi hubungan antara pemerintah, korporasi, komunitas, dan kelembagaan sosial; b. Aspek ekonomi yang meliputi ekonomi regional dan ekonomi sumber daya; dan c. Aspek lingkungan yang meliputi rona lingkungan dalam skala kawasan. (3) Pemetaan lokal/spesifik sebagaimana pada ayat (1) terbagi atas: a. Aspek sosial yang meliputi hubungan antara individu dan rumah tangga; b. Aspek ekonomi yang meliputi ekonomi rumah tangga; dan c. Aspek lingkungan yang meliputi rona lingkungan dalam skala hunian. (4) Peta regional diutamakan menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan/atau instansi, lembaga, serta dinas terkait. (5) Peta lokal/spesifik, dapat menggunakan data sekunder dan data primer yang diperoleh melalui kuisioner, observasi lapangan, diskusi kelompok terfokus, dan wawancara mendalam.
