Pasal 14
(1) Rancangan kegiatan penanaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (2) huruf b disusun bersamaan dengan penyusunan rencana penanaman tahunan. (2) Rancangan kegiatan penanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disusun untuk setiap areal penanaman berdasarkan rencana penanaman tahunan. (3) Rancangan kegiatan penanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat rincian: a. luas areal penanaman; b. status penguasaan lahan; c. fungsi kawasan; d. kondisi penutupan lahan; e. jenis dan jumlah tanaman; f. pola tanam; g. sarana/prasarana; h. tenaga kerja; i. biaya; dan j. tata waktu. (4) Rancangan kegiatan penanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilengkapi dengan peta rancangan kegiatan penanaman dengan skala paling kecil 1:5.000.
