Pasal 146
(1)
Putusan dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan
diambil dengan cara musyawarah untuk mufakat.
(2)
Dalam
hal
pengambilan
putusan
sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) tidak terpenuhi, putusan
diambil berdasarkan suara terbanyak.
(3) Setiap . . .
(3)
Setiap putusan Mahkamah Kehormatan Dewan harus
memuat:
a. kepala
putusan
berbunyi
“DENGAN
RAHMAT
TUHAN
YANG
MAHA
ESA
DAN
DEMI
KEHORMATAN DPR”;
b. identitas teradu;
c. ringkasan aduan;
d. pertimbangan terhadap fakta yang terungkap dari
keterangan pengadu dan teradu;
e. pertimbangan terhadap fakta yang terungkap dalam
pembuktian;
f. pertimbangan terhadap fakta yang terungkap dalam
pembelaan;
g. pertimbangan hukum dan etika yang menjadi dasar
putusan;
h. amar putusan;
i. hari dan tanggal putusan; dan
j. nama dan tanda tangan paling sedikit 1 (satu)
orang pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan.
