Pasal 24
(1)
Dalam
rangka
penyelesaian
tagihan
sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 22 ayat (1), PPK melakukan
pengujian terhadap kebenaran tagihan.
(2)
Pengujian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi
pengujian secara elektronik terhadap:
a.
kebenaran data pihak yang berhak menerima
pembayaran atas beban APBN; dan
b.
kebenaran
perhitungan
tagihan
termasuk
memperhitungkan kewajiban penerima pembayaran
kepada negara.
(3)
Untuk
selain
belanja
pegawai,
selain
melakukan
pengujian sebagaimana dimaksud pada ayat (2), PPK
melakukan pengujian terhadap:
a.
kesesuaian antara tagihan dengan barang/jasa yang
diserahterimakan/diselesaikan
serta
spesifikasi
teknis yang dipersyaratkan dalam komitmen; atau
b.
kesesuaian pelaksanaan perjalanan dinas dengan
komitmen.
(4)
Untuk belanja Pengadaan Sederhana, selain melakukan
pengujian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan
ayat (3), PPK juga melakukan pengujian ketepatan jangka
waktu penyelesaian pekerjaan.
(5)
Dalam
hal
berdasarkan
pengujian
sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) tagihan memenuhi ketentuan,
PPK
menerbitkan
SPP
dan
mengesahkannya
menggunakan Tanda Tangan Elektronik.
2020, No.1556
(6)
PPK menyampaikan SPP sebagaimana dimaksud pada
ayat (5) secara elektronik kepada PPSPM.
(7)
Dalam
hal
berdasarkan
pengujian
sebagaimana
dimaksud
pada
ayat (1)
tagihan
tidak
memenuhi
ketentuan, PPK menolak tagihan.
