Pasal 438
(1) PJL Panas Matahari pada TN, TWA, dan Tahura dilaksanakan untuk Pembangkitan Tenaga Listrik. (2) PJL Panas Matahari sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan Perizinan Berusaha melalui Sistem OSS. (3) PJL Panas Matahari sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan berdasarkan Perizinan Berusaha PJL Panas Matahari. (4) Perizinan Berusaha PJL Panas Matahari sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diberikan berdasarkan permohonan yang diajukan oleh Pelaku Usaha yang bergerak di bidang panas matahari dan telah memiliki NIB
dan persyaratan dasar Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS. (5) Pelaku usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (4) terdiri atas: a. badan usaha milik negara; b. badan usaha milik daerah; c. perseroan terbatas; atau d. koperasi.
