Pasal 19
BAB 2 — PENYELENGGARAAN PEMBINAAN
(1) Diklatkader pembina Bela Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) huruf cmerupakan kegiatan Diklatyang diberikan untuk mendidik dan melatih Warga Negara INDONESIA dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Bela Negara. (2) Lokasi kegiatan Diklatkader pembina Bela Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di: a. tingkat pusat di Pusat Diklat Bela Negara Badiklat Kemhan; dan b. tingkat daerahdi lembaga Diklat di daerah dengan supervisi Badiklat Kemhan. (3) Peserta Diklatkader pembina Bela Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikelompokkan sebagai berikut: a. Diklat kader pembina Bela Negara tingkat pertama terdiri atas guru Pendidikan Anak Usia Dini/TK/SekolahDasar/Sekolah Menengah
Pertama / Sekolah Menengah Umum/Sekolah Menengah Kejuruan; b. Diklatkader pembina Bela Negara tingkat muda terdiri atas dosen Perguruan Tinggi/Sekolah Tinggi, Aparatur Sipil Negara golongan III/a sampai dengan golongan III/b atau sederajat di kementerian/lembaga/Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah/ provinsi/kabupaten/kotadan/atau setingkat di lingkungan swasta ,ketua, waki lketua ranting kecamatan dan pengurus dewan pimpinan cabang organisasi masyarakat/organisasi politik kabupaten/kota ); dan c. Diklat kader pembina Bela Negara tingkat madya terdiri atas Aparatur Sipil Negara golongan IV/a sampai dengan golongan IV/b. (4) Pendidik dan pelatihDiklatkader pembina Bela Negara sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1), harus memiliki kompetensi: a. menguasai materi yang diajarkan; b. terampil mengajar secara sistematik, efektif, dan efisien; dan c. mampu menggunakan metode dan media yang relevan dengan tujuan pembelajaran. (5) Metode Diklat kader pembina Bela Negara sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1), menggunakan pendekatan pembelajaran andragogi dengan cara: a. ceramah; b. diskusi; c. tanya jawab; d. aplikasi di lapangan; dan e. simulasi dan praktik. (6) Waktu pelaksanaan Diklat kader pembina Bela Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) selama 5 (lima) hari atau 50 (lima puluh) jam pelajaran.
