Pasal 15
BAB 5 — PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN BMN
(1) Pemanfaatan dan penggunaan BMN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dapat dilakukan antara KKKS dengan: a. KKKS lain; b. pihak lain; atau
c. KKKS baru yang ditunjuk untuk mengelola Wilayah Kerja. (2) Pemanfaatan BMN oleh KKKS lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan dalam bentuk: a. pemanfaatan bersama; b. pinjam pakai; atau c. Transfer BMN. (3) Pemanfaatan BMN oleh Pihak Lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan dalam bentuk a. pemanfaatan bersama; dan/atau b. sewa. (4) Penggunaan BMN oleh KKKS baru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilakukan dalam bentuk pengalihan penggunaan BMN dari operator KKKS lama kepada operator KKKS baru. (5) Pemanfaatan BMN sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan setelah mendapatkan persetujuan SKK Migas dengan tembusan kepada Kepala PPBMN. (6) Pemanfaatan BMN sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan setelah mendapatkan persetujuan Menteri Keuangan berdasarkan permohonan SKK Migas melalui Menteri. (7) Penggunaan BMN sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dengan ketentuan sebagai berikut: a. dalam hal KKKS lama menggunakan Kontrak Kerja Sama dengan mekanisme cost recovery dan KKKS baru menggunakan Kontrak Kerja Sama dengan mekanisme gross split, penggunaan BMN dilakukan setelah mendapatkan penetapan dari Menteri Keuangan berdasarkan usulan dari Menteri; atau b. dalam hal KKKS lama menggunakan Kontrak Kerja Sama dengan mekanisme cost recovery dan KKKS baru menggunakan Kontrak Kerja Sama dengan mekanisme cost recovery,
penggunaan BMN dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri.
