Pasal 4
(1)
Permohonan Izin Pengusahaan Air Tanah sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) diajukan oleh pelaku
usaha yang terdiri atas:
a.
badan usaha milik negara;
b.
badan usaha milik daerah;
c.
badan usaha milik desa;
d.
koperasi;
e.
badan usaha swasta; atau
f.
perseorangan.
(2)
Permohonan
Persetujuan
Penggunaan
Air
Tanah
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) diajukan
oleh pemohon persetujuan yang terdiri atas:
a.
perseorangan;
b.
kelompok masyarakat;
c.
instansi pemerintah; atau
d.
badan hukum.
(3)
Dalam hal pelaku usaha sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) merupakan perusahaan industri yang berlokasi di
dalam kawasan industri, pelaku usaha harus memelihara
daya dukung lingkungan di sekitar kawasan industri
termasuk tidak melakukan pengambilan Air Tanah sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
