Pasal 26
BAB 5 — RENCANA POLA RUANG WILAYAH
(1)
Kawasan perlindungan setempat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf c, meliputi:
a. kawasan sempadan sungai;
b. kawasan sekitar waduk atau danau;
c. kawasan sekitar mata air; dan
d. kawasan RTH perkotaan.
(2)
Kawasan sempadan sungai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, meliputi :
a. sekurang-kurangnya 3 (tiga) meter dari tepi kiri - kanan tanggul pada sungai
bertanggul di kawasan perkotaan;
b. sekurang-kurangnya 5 (lima) meter dari tepi kiri - kanan tanggul pada sungai
bertanggul di luar kawasan perkotaan;
c. sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) meter dari tepi kiri - kanan sungai tidak bertanggul
dengan kedalaman kurang dari 3 (tiga) meter di kawasan perkotaan;
d. sekurang-kurangnya 15 (lima belas) meter dari tepi kiri - kanan sungai tidak
bertanggul dengan kedalaman 3 (tiga) meter sampai dengan 20 (dua puluh) meter
di kawasan perkotaan;
e. sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) meter dari tepi kiri - kanan sungai tidak
bertanggul dengan kedalaman lebih dari 20 (dua puluh) meter di kawasan perkotaan;
f. sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) meter dari tepi kiri - kanan sungai tidak
bertanggul yang berada di luar kawasan perkotaan.
(3)
Kawasan perlindungan setempat sekitar waduk atau danau sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) huruf b, meliputi kawasan sepanjang tepian waduk atau danau yang
lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik waduk atau danau sepanjang
100 (seratus) meter dari titik pasang tertinggi ke arah daratan kecuali pada daerah yang
telah terbangun diperlukan penanganan fisik tersendiri yang tidak mengganggu fungsi
lindung.
(4)
Kawasan perlindungan setempat sekitar waduk atau danau sebagaimana dimaksud
pada ayat (3) ditetapkan pada daerah sekitar Rawa Pening seluas kurang lebih
24 (dua puluh empat) hektar.
(5) Kawasan sekitar mata air sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi kawasan sekurang-kurangnya dengan jari-jari 200 (dua ratus) meter di sekitar mata air pada 125 (seratus dua puluh lima) mata air yang tersebar di seluruh Kecamatan sebagaimana tercantum pada Lampiran IV Peraturan Daerah ini.
(6) Kawasan RTH sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d berupa ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan dengan luas paling sedikit 30 (tiga puluh) persen dari luas kawasan perkotaan seluas kurang lebih 2.067 (dua ribu enam puluh tujuh) hektar.
