Pasal 12
BAB 4 — RENCANA STRUKTUR RUANG WILAYAH
(1)
Rencana jaringan jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 huruf a adalah jaringan
jalan primer yang meliputi :
a. jalan arteri primer;
b. jalan kolektor primer;
c. jalan lokal primer; dan
d. jalan tol.
(2)
Rencana jalan arteri primer sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi ruas:
a. Jalan Ungaran – Bawen.
b. Jalan Bawen – Salatiga.
c. Jalan Salatiga – Boyolali.
d. Jalan Bawen – Pringsurat.
e. Jalan lingkar Ambarawa.
f. Jalan lingkar Ungaran.
g. Jalan Letjend Suprapto – akses Jalan Tol Ungaran.
(3)
Rencana jalan kolektor primer sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi
ruas :
a. Jalan Ungaran - Cangkiran.
b. Jalan Lemahbang - Kaloran
c. Jalan Ngablak - Salatiga.
d. Jalan Kedungjati - Salatiga.
e. Jalan Sruwen - Karanggede.
f. Jalan Ambarawa - Bandungan.
g. Jalan Tingkir - Barukan - Suruh - Bonomerto - Karanggede.
h. Jalan Sumowono - Kemawi - Kendal.
i.
Jalan Ambarawa - Banyubiru - Kecandran - Salatiga.
j. Jalan Tuntang - Karanglo.
k. Jalan Rengas - Dolog.
l.
Jalan alternatif Kelurahan - Bedono.
m. Jalan Karangjati - Pringapus - Bringin.
n. Jalan Kalirejo - Kalongan - Kawengen - Batas Kabupaten Demak.
o. Jalan Kelurahan - Banyubiru.
p. Jalan Delik - Watuagung - Salatiga.
q. Jalan Ki Sarino Mangunpranoto Ungaran.
r. Jalan Butuh - Getasan.
s. Jalan Bedono - Lanjan.
t. Papringan - Pager.
(4)
Rencana jalan lokal primer sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi
103 (seratus tiga) ruas jalan sebagaimana dalam Lampiran I Peraturan Daerah ini.
(5)
Rencana jalan tol sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d meliputi ruas:
a. Jalan tol Semarang – Bawen.
b. Jalan tol Bawen – Surakarta.
c. Jalan tol Bawen – Yogyakarta.
