Pasal 32
BAB 4 — PENYUSUNAN DAN PENETAPAN APBD
(1) Kepala Daerah menyampaikan Rancangan APBD disertai Nota Keuangan APBD kepada DPRD dan Lampiran-lampirannya untuk mendapatkan persetujuan selambat-lambatnya pada pertengahan Bulan Nopember tahun sebelumnya; (2) Lampiran Rancangan Peraturan Daerah sebagaimana diamaksud pada ayat (1) Pasal ini terdiri dari : a. Ringkasan APBD; b. Rincian APBD; c. Daftar Rekapitulasi APBD berdasarkan Bidang Pemerintahan dan Perangkat Daerah; d. Daftar Jumlah Pegawai per Golongan dan per Jabatan; e. Daftar Piutang Daerah; f. Daftar Pinjaman Daerah; g. Daftar Investasi (Penyertaan Modal) Daerah; h. Daftar Ringkasan Nilai Aktiva Tetap Daerah; i. Daftar Dana Cadangan. (3) DPRD menyetujui Rancangan APBD untuk ditetapkan menjadi APBD dalam Sidang Paripurna terbuka; (4) Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD yang telah disetujui oleh DPRD, disahkan oleh Kepala Daerah menjadi Peraturan Daerah tentang APBD paling lambat satu bulan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ditetapkan; (5) Format Peraturan Daerah tentang APBD sebagaimana dimaksud pada ayat (4) Pasal ini, disusun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
(6) Berdasarkan Peraturan Daerah tentang APBD, Kepala Daerah MENETAPKAN Rencana Anggaran Satuan Kerja menjadi Dokumen Anggaran Satuan Kerja; (7) Dokumen Anggaran Satuan Kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (6) Pasal ini memuat Pendapatan dan Belanja setiap Perangkat Daerah yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan oleh Pengguna Anggaran; (8) Penetapan Dokumen Anggaran Satuan Kerja ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah.
