PERBAN
TATA CARA PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA TERHADAP PEGAWAI
Pasal 37
(1) Berdasarkan sidang sebagaimana dimaksud dalam Pasal
36, Majelis menetapkan putusan pertimbangan penerbitan SKP2K.
(2) Pertimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
disampaikan kepada Sekretaris Utama untuk menerbitkan SKP2K.
(3) SKP2K sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit
memuat materi:
- pertimbangan Majelis;
- identitas Pihak yang Merugikan/Pengampu/Yang Memperoleh Hak/Ahli Waris;
- jumlah Kerugian Negara yang harus dipulihkan;
- penyerahan upaya penagihan Kerugian Negara kepada panitia urusan piutang negara; dan
- daftar barang jaminan Pihak yang Merugikan/Pengampu/Yang Memperoleh Hak/Ahli Waris yang diserahkan kepada Panitia Urusan Piutang Negara, dalam hal Majelis berpendapat bahwa barang jaminan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (5) dapat dijual atau dicairkan.
(4) SKP2K sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diterbitkan
paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sejak Majelis menetapkan putusan sebagaimana dimaksud pada ayat
(1).
(5) SKP2K sebagaimana dimaksud pada ayat (4) disampaikan
kepada:
- Badan Pemeriksa Keuangan;
- Majelis;
- panitia urusan piutang negara; dan
- Pihak yang Merugikan/Pengampu/Yang Memperoleh Hak/Ahli Waris.
