Pasal 21
BAB 3 — PEMUNGUTAN SUARA
(1) KPPSLN menyiapkan dan mengatur: a. tempat duduk Pemilih ditempatkan di dekat pintu masuk TPSLN; b. meja panjang dan tempat duduk Ketua KPPSLN, Anggota KPPSLN Kedua dan KPPSLN Ketiga; c. meja dan tempat duduk Anggota KPPSLN Keempat, di dekat pintu masuk TPSLN; d. tempat duduk Anggota KPPSLN Kelima yang ditempatkan di antara tempat duduk Pemilih dan bilik suara; e. tempat duduk Anggota KPPSLN Keenam di dekat kotak suara; f. tempat duduk Anggota KPPSLN Ketujuh di dekat pintu keluar TPSLN; g. tempat duduk Pemilih, Saksi, Panwas LN dan Pemantau; h. meja untuk tempat kotak suara yang ditempatkan di dekat pintu keluar TPSLN, dengan jarak disesuaikan kurang lebih 3 (tiga) meter dari tempat duduk Ketua KPPSLN, berhadapan dengan tempat duduk Pemilih; i. meja kotak suara tidak terlalu tinggi sehingga kotak suara bisa dicapai oleh umumnya Pemilih, termasuk Pemilih yang menggunakan kursi roda; j. bilik suara yang ditempatkan berhadapan dengan tempat duduk Ketua KPPSLN dan Saksi, dengan ketentuan jarak antara bilik suara dengan batas lebar TPSLN paling sedikit 1 (satu) meter; www.djpp.kemenkumham.go.id
k. meja tempat bilik suara, perlu mempunyai kolong yang cukup sehingga Pemilih berkursi roda dapat mencapai meja bilik suara dengan leluasa; l. papan sebanyak 2 (dua) buah yang pada saat Pemungutan Suara ditempatkan di dekat pintu untuk memasang:
- salinan Daftar Pasangan Calon;
- visi, misi, dan program serta biodata singkat Pasangan Calon; dan
- DPTLN, DPTbLN dan DPKLN. m. papan sebagaimana dimaksud pada huruf l, pada saat Penghitungan Suara digunakan untuk memasang formulir Model C1 PPWP LN Plano Berhologram; n. papan nama TPSLN ditempatkan di dekat pintu masuk TPSLN di sebelah luar TPSLN; o. tambang, tali, kayu atau bambu untuk membuat batas TPSLN. (2) Apabila jumlah Anggota KPPSLN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kurang dari 7 (tujuh) orang, tempat duduk Ketua KPPSLN dan masing-masing Anggota KPPSLN ditetapkan oleh Ketua KPPSLN.
