Pasal 15
BAB 5 — PERJANJIAN KERJA, PERNYATAAN KERJA, DAN KONTRAK KERJA
(1) Sebelum diangkat menjadi PPNPN, calon PPNPN yang telah dinyatakan lulus seleksi, wajib menandatangani perjanjian kerja, pernyataan kerja, dan kontrak kerja. (2) Perjanjian kerja dibuat secara tertulis paling sedikit memuat: a. identitas para pihak; b. hak dan kewajiban para pihak; c. jenis pekerjaan; d. besaran penghasilan; e. jangka waktu perjanjian kerja; f. tempat dan tanggal perjanjian kerja dibuat; g. pemutusan perjanjian kerja;
h. pernyataan kerja; dan i. tanda tangan para pihak. (3) Jangka waktu perjanjian kerja ditetapkan untuk 12 (dua belas) bulan dalam 1 (satu) tahun anggaran. (4) PPNPN wajib membuat dan menandatangani pernyataan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf h paling sedikit memuat: a. kesediaan dan kesanggupan untuk mematuhi semua aturan yang ditentukan oleh BMKG; b. bekerja sesuai dengan tugas yang diberikan; dan c. tidak menuntut untuk diangkat sebagai PNS. (5) Perjanjian kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak kerja. (6) Perjanjian kerja ditandatangani antara Kepala Unit Kerja dengan PPNPN. (7) Kontrak kerja ditandatangani antara PPK yang mempunyai tugas dan tanggung jawab di bidang layanan perkantoran dengan PPNPN. (8) Sebelum penandatangan kontrak kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (7), PPK wajib melaporkan kepada Kuasa Pengguna Anggaran.
