Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1995 tentang PENYELENGGARAAN BANDAR UDARA HANG NADIM BATAM
Pasal 1
Bandar Udara Hang Nadim Batam adalah bandar udara umum yang dipergunakan untuk melayani angkutan udara di dalam negeri dan ke/dari luar negeri.
Pasal 2
(1) Bandar Udara Hang Nadim Batam diselenggarakan oleh Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam bekerjasama dengan Departemen perhubungan. (2) Ketua Otorita Pengembangan daerah Industri Pulau Batam bersama Menteri Perhubungan menyusun perjanjian kerjasama dalam penyelenggaraan bandar udara sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dengan tetap mendasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 3
pelayanan navigasi penerbangan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 4
Pembinaan teknis operasional Bandar Udara Hang Nadim Batam dilaksanakan oleh Menteri Perhubungan, meliputi : a. pengaturan ruang udara, pengoperasian prasarana sisi udara dan prasarana sisi darat yang langsung mendukung keselamatan operasi penerbangan, dan kelancaran pelayanan jasa transportasi udara; b. pengawasan terpenuhinya standar-standar keamanan, keselamatan operasi dan pelayanan jasa transportasi udara.
Pasal 5
Tarif pelayanan kebandaraan di Bandar Udara Hang Nadim batam ditetapkan berdasarkan tarif pada bandar udara umum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 6
Dalam hal seluruh tahapan pembangunan dan pengembangan Bandar Udara Hang Nadim Batam telah selesai dilaksanakan dan bandar udara dimaksud telah dapat beroperasi secara penuh, maka pengusahaannya dilimpahkan sepenuhnya kepada badan Usaha Milik negara yang khusus didirikan untuk mengusahakan bandar udara untuk umum, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 7
Keputusan PRESIDEN ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Nopember 1995
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
ttd.
SOEHARTO
LEMBAR LEPAS WARTA PERUNDANG-UNDANGAN NOMOR 1488/TH.XVIII TAHUN 1995
