Pasal 52
BAB 5 — TATA CARA PENEMPATAN
(1) Perjanjian penempatan TKI sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 huruf
h dibuat secara tertulis dan ditandatangani oleh calon TKI dan pelaksana
penempatan TKI swasta setelah calon TKI yang bersangkutan terpilih
dalam perekrutan.
(2) Perjanjian penempatan TKI sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
sekurang-kurangnya memuat :
nama dan alamat pelaksana penempatan TKI swasta;
nama, jenis kelamin, umur, status perkawinan, dan alamat calon TKI;
nama dan alamat calon Pengguna;
hak dan kewajiban para pihak dalam rangka penempatan TKI di luar
negeri yang harus sesuai dengan kesepakatan dan syarat-syarat yang
ditentukan oleh calon Pengguna tercantum dalam perjanjian kerjasama
penempatan;
jabatan dan jenis pekerjaan calon TKI sesuai permintaan Pengguna;
jaminan pelaksana penempatan TKI swasta kepada calon TKI dalam
hal Pengguna tidak memenuhi kewajibannya kepada TKI sesuai
perjanjian kerja;
waktu keberangkatan calon TKI;
biaya penempatan yang harus ditanggung oleh calon TKI dan cara
pembayarannya;
tanggung jawab pengurusan penyelesaian masalah;
akibat atas terjadinya pelanggaran perjanjian penempatan TKI oleh
salah satu pihak; dan
- tanda tangan para pihak dalam perjanjian penempatan TKI.
(3) Ketentuan ...
PRESIDEN
(3) Ketentuan dalam perjanjian penempatan TKI sebagaimana dimaksud
pada ayat (2) tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan.
(4) Perjanjian penempatan TKI sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan
ayat (2) dibuat sekurang-kurangnya rangkap 2 (dua) dengan bermaterai
cukup dan masing-masing pihak mendapat 1 (satu) perjanjian
penempatan TKI yang mempunyai kekuatan hukum yang sama.
