Pasal 103
(1) Usul pembubaran Koperasi diajukan kepada Rapat
Anggota oleh Pengawas atau Anggota yang mewakili paling sedikit 1/5 (satu perlima) jumlah Anggota.
(2) Keputusan pembubaran Koperasi ditetapkan oleh Rapat
Anggota.
(3) Keputusan pembubaran sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) sah apabila diambil berdasarkan ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43.
(4) Pengurus bertindak sebagai kuasa Rapat Anggota
pembubaran Koperasi apabila Rapat Anggota tidak menunjuk pihak yang lain.
(5) Koperasi dinyatakan bubar pada saat ditetapkan dalam
keputusan Rapat Anggota.
(6) Keputusan . . .
(6) Keputusan pembubaran Koperasi oleh Rapat Anggota
diberitahukan secara tertulis oleh kuasa Rapat Anggota kepada Menteri dan semua Kreditor.
(7) Pembubaran Koperasi dicatat dalam Daftar Umum
Koperasi.
