UU
P E L A Y A R A N
Pasal 41
BAB 5 — ANGKUTAN DI PERAIRAN
(1) Tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 dapat
ditimbulkan sebagai akibat pengoperasian kapal, berupa:
- kematian atau lukanya penumpang yang diangkut;
- musnah, hilang, atau rusaknya barang yang diangkut;
- keterlambatan angkutan penumpang dan/atau barang yang diangkut; atau
- kerugian pihak ketiga.
(2) Jika dapat membuktikan bahwa kerugian sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) huruf b, huruf c, dan huruf d bukan disebabkan oleh kesalahannya, perusahaan angkutan di perairan dapat dibebaskan sebagian atau seluruh tanggung jawabnya.
(3) Perusahaan angkutan di perairan wajib mengasuransikan
tanggung jawabnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan melaksanakan asuransi perlindungan dasar penumpang umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
