UU
SUSUNAN, KEKUASAAN DAN JALAN-PENGADILAN MAHKAMAH AGUNG
Pasal 45
BAB 1 — TEMPAT KEDUDUKAN DAN SUSUNAN.
(1) Jika seorang saksi dengan tiada sebab yang sah enggan bersumpah atau dengan menerangkan yang
benar, maka Ketua boleh mempertangguhkan perkara itu selambat-lambatnya 14 hari kemudian.
(2) Dalam hal itu atas perintah Ketua saksi ditutup dalam penjara, dan pada hari yang telah ditentukan
dibawa lagi menghadap sidang Mahkamah Agung.
(3) Jika seorang saksi melakukan kejahatan yang tersebut pada Pasal 224 Kitab Undang-undang Hukum
Pidana, maka Ketua memerintahkan Panitera mencatat kejadian itu dalam catatan pemeriksaan persidangan dan mengirimkan petikan catatan itu kepada Jaksa yang bersangkutan.
