PP
TATA CARA DAN MEKANISME PELAYANAN TERPADU BAGI SAKSI
Pasal 5
BAB 1 — KETENTUAN UMUM
(1) Penyelenggaraan PPT bersifat integratif antarinstansi atau
lembaga, baik berupa satu atap maupun berjejaring untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada saksi dan/atau korban.
(2) Dalam hal penyelenggaraan pelayanan terpadu dilakukan
satu atap, PPT bertanggung jawab melaksanakan keseluruhan proses dalam satu kesatuan unit kerja untuk memberikan pelayanan yang diperlukan saksi dan/atau korban.
(3) Dalam hal penyelenggaraan pelayanan terpadu dilakukan
berjejaring, PPT bertanggung jawab atas keseluruhan proses rujukan pelayanan yang diperlukan saksi dan/atau korban.
