Pasal 122
BAB 10 — KERANGKA KAPAL
(1) Pemilik kerangka kapal wajib menyingkirkan kerangka
kapal dan/atau muatannya ke tempat lain yang ditentukan oleh Menteri.
(2) Penyingkiran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus
dilakukan paling lama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak kapal tenggelam.
(3) Apabila dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud
pada ayat (2), pemilik kapal belum melaksanakan penyingkiran kerangka kapalnya, penyingkiran kerangka kapal wajib dilakukan oleh Menteri atas biaya pemilik kerangka kapal.
(4) Pemilik kerangka kapal yang lalai melaksanakan
penyingkiran kerangka kapalnya dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan kapal, wajib membayar ganti kerugian kepada pihak yang mengalami kecelakaan.
