Pasal 115
BAB 4 — ### PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN
(1) Penyediaan Kawasan Hutan untuk pembangunan ketahanan pangan (food estate) dengan mekanisme
Penetapan Kawasan Hutan untuk ketahanan pangan dilakukan pada:
Kawasan Hutan Lindung; dan/atau
Kawasan Hutan Produksi.
(2) Kawasan Hutan Lindung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a yang sudah tidak sepenuhnya
berfungsi lindung dilakukan melalui kegiatan pemulihan terlebih dahulu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(3) Penyediaan Kawasan Hutan untuk pembangunan ketahanan pangan (food estate) dapat dilakukan pada
Kawasan Hutan:
yang telah dibebani pengelolaan oleh badan usaha milik negara bidang Kehutanan;
yang telah dibebani Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan, setelah dikeluarkan dari areal kerjanya; dan
yang telah dicadangkan atau telah dibebani persetujuan Perhutanan Sosial atau telah dicadangkan untuk tanah Objek reforma agraria dengan menyesuaikan program yang berorientasi pada rakyat dan reforma agraria.
(4) Menteri menetapkan batasan luasan Kawasan Hutan untuk ketahanan pangan dengan
mempertimbangkan luasan Kawasan Hutan untuk ketahanan pangan dan kecukupan luas Kawasan Hutan dan hasil kajian lingkungan hidup strategis.
(5) Pengelolaan penggunaan Kawasan Hutan untuk ketahanan pangan, meliputi:
perencanaan;
pelaksanaan Penggunaan Kawasan Hutan;
pelaksanaan kegiatan Kawasan Hutan untuk ketahanan pangan;
kerja sama pengelolaan Kawasan Hutan untuk ketahanan pangan;
Pemanfaatan Hutan pada areal Kawasan Hutan untuk ketahanan pangan;
pembangunan sarana dan prasarana pendukung;
pemulihan dan rehabilitasi Hutan; dan
pelaporan pengelolaan.
