Pasal 86
(1) Rancangan peraturan daerah dapat ditarik kembali
sebelum dibahas bersama oleh DPRD dan kepala daerah.
(2) Penarikan kembali rancangan peraturan daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) oleh DPRD, dilakukan dengan keputusan pimpinan DPRD dengan disertai alasan penarikan.
(3) Penarikan kembali rancangan peraturan daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) oleh kepala daerah, disampaikan dengan surat kepala daerah disertai alasan penarikan.
(4) Rancangan peraturan daerah yang sedang dibahas hanya
dapat ditarik kembali berdasarkan persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah.
(5) Penarikan kembali rancangan peraturan daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (4) hanya dapat dilakukan dalam rapat paripurna DPRD yang dihadiri oleh kepala daerah.
(6) Rancangan peraturan daerah yang ditarik kembali tidak
dapat diajukan lagi pada masa sidang yang sama.
