PMK
RISALAH LELANG
Pasal 21
(1) Kutipan Risalah Lelang dibuat dalam bentuk dokumen
fisik dan/atau dokumen elektronik.
(2) Kutipan Risalah Lelang dalam bentuk dokumen fisik
dicetak pada kertas sekuriti.
(3) Kutipan Risalah Lelang untuk Objek Lelang berupa tanah
dan/atau bangunan ditandatangani oleh Kepala KPKNL atau Pejabat Lelang Kelas II setelah Pembeli menyerahkan bukti pembayaran bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.
(4) Kutipan Risalah Lelang untuk Lelang terjadwal khusus
dapat dibuat dalam bentuk sederhana.
