Pasal 6
Dalam penggunaan UP KKPD, KPA mempunyai tugas dan wewenang: a. mengajukan surat permohonan perubahan besaran UP KKPD kepada PA; b. melakukan pengajuan terhadap: 1. kebenaran data pihak yang berhak menerima pembayaran atas beban APBD; 2. kebenaran materil dan perhitungan bukti-bukti pengeluaran; 3. kebenaran perhitungan Tagihan (e-billing)/daftar Tagihan sementara; 4. kesesuaian perhitungan antara bukti pengeluaran dengan Tagihan ( e-billing) / Daftar Tagihan Sementara; 5. kesesuaian jenis belanja yang dapat dibayarkan dengan KKPD; dan 6. kesesuaian spesifikasi teknis dan volume barang/jasa dalam perjanjian/kontrak, dokumen serah terima barang/jasa, dan barang/jasa yang diserahkan oleh penyedia barang/jasa; c. mengesahkan sebagian/seluruhnya bukti-bukti pengeluaran atas tagihan yang dibayarkan dengan KKPD; d. menolak bukti-bukti pengeluaran atas tagihan yang dibayarkan dengan KKPD dalam hal terdapat bukti-bukti pengeluaran yang tidak memenuhi ketentuan; e. menerbitkan DPT KKPD atas bukti-bukti pengeluaran yang memenuhi ketentuan; f. menyampaikan surat pemberitahuan penolakan kepada pelaksana Kuasa Pengguna KKPD atas bukti-bukti pengeluaran yang tidak memenuhi ketentuan; dan g. Menerbitkan NPD KKPD dan menyampaikan kepada BPP;
WALIKOTA BENGKULU PROPINSI BENGKULU Bagian Kelima Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan
