Pasal 54
(1) Wakapolri, Irwasum, Kabaintelkam, Kabaharkam,
Kabareskrim, Kalemdiklat, Asops, Asrena, As SDM,
Aslog merupakan Jabatan eselon I.a.
(2) Wairwasum, Wakabaintelkam, Wakabareskrim,
Kadivpropam, Kadivkum, Kadivhumas,
Kadivhubinter, Kadiv TIK, Kakorlantas,
Dankorbrimob, Kadensus 88 AT, Kepala Korps pada
Baharkam, Wakalemdiklat, Kasespim, Ketua STIK,
dan Gubernur Akpol merupakan Jabatan eselon I.b.
(3) Sahli Kapolri merupakan jabatan eselon I.b; dan
(3a) Dalam hal Sahli Kapolri jabatan eselon I.b
sebagaimana dimaksud pada ayat (3), diisi oleh
mantan pejabat eselon I.a maka pangkat dan eselon,
mengikuti Jabatan eselon I.a.
www.peraturan.go.id
2017, No.15 -15-
(4) Kapolda merupakan jabatan eselon II.a dan setinggi-
tingginya eselon I.b.
(4a) Wadankorbrimob, Danpas Gegana, Danpas Pelopor,
Wakadensus 88 AT Polri, Kases pada Sespim Polri,
Waket STIK, Wagub Akpol, Kasetukpa, Kadiklatsus
Jatrans, Kadiklat Reserse, Kepala Biro, Direktur, Kepala Pusat, Inspektur Wilayah, Ses NCB-Interpol
Indonesia, Karumkit Bhayangkara Tk. I merupakan
Jabatan eselon II.a.
(4b) Wakapolda Tipe A/A Khusus merupakan Jabatan
eselon II.a.
(5) Nama Jabatan, Kepangkatan, dan Eselon dalam
Organisasi Polri sebagaimana tercantum dalam
