Pasal 22
BAB 4 — RENCANA STRUKTUR RUANG KAWASAN
(1) Alur pelayaran di laut sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 15 ayat (7) huruf b ditetapkan dalam rangka
mewujudkan perairan yang aman dan selamat untuk
dilayari di Kawasan Perbatasan Negara.
(2) Alur pelayaran di laut sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) terdiri atas:
- alur pelayaran umum dan perlintasan; dan
- alur pelayaran masuk pelabuhan.
(3) Alur pelayaran umum dan perlintasan sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) huruf a ditetapkan di Selat
Malaka dan Laut Andaman.
(4) Alur pelayaran masuk pelabuhan sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) huruf b meliputi alur pelayaran masuk Pelabuhan Sabang, Pelabuhan
Belawan, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Malahayati, Pelabuhan Lhokseumawe/Krueng
Geukeh, Pelabuhan Kuala Langsa, Pelabuhan Teluk
Leidong, Pelabuhan Pangkalan Susu, Pelabuhan Pangkalan Brandan, Pelabuhan Balohan, Pelabuhan
Laweung, Pelabuhan Kuala Raja, Pelabuhan Idi di
Kecamatan Idi Rayeuk, Pelabuhan Kuala Beukah, Pelabuhan Pusong, Pelabuhan Seruway, Pelabuhan
Pulau Kampai, Pelabuhan Tanjung Pura, Pelabuhan
Tapak Kuda, Pelabuhan Kuala Sarapuh, Pelabuhan Percut, Pelabuhan Pantai Labu, Pelabuhan Rantau
Panjang, Pelabuhan Pantai Cermin, Pelabuhan Sialang
Buah, Pelabuhan Pangkalan Dodek, Pelabuhan
Perupuk/Medang Deras, Pelabuhan Tanjung Tiram,
Pelabuhan Kampung Lalang, Pelabuhan Sei
Sembilang, Pelabuhan Silau Baru, Pelabuhan Simandulang, Pelabuhan Sei Berombang, Pelabuhan
Sei Kubung, Pelabuhan Gajah Mati, dan Pelabuhan Pantai Pukat.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai alur pelayaran diatur
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
www.peraturan.go.id
2018, No.98 -44-
