Pasal 22
BAB 4 — RENCANA STRUKTUR RUANG KAWASAN PERBATASAN NEGARA
(1) Bandar udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (7) huruf a
ditetapkan dalam rangka melaksanakan fungsi bandar udara untuk menunjang kelancaran, keamanan, dan ketertiban arus lalu lintas pesawat udara, penumpang, kargo dan/atau pos, keselamatan penerbangan, tempat perpindahan intra dan antarmoda serta mendorong perekonomian di Kawasan Perbatasan Negara.
(2) Bandar udara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
- bandar udara umum; dan
- bandar udara khusus.
(3) Bandar udara umum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a
terdiri atas:
- bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan tersier; dan
- bandar udara pengumpan.
(4) Bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan tersier
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a meliputi Bandar Udara Haliwen (A.A Bere Tallo) di Kecamatan Kota Atambua pada Kabupaten Belu.
(5) Bandar udara pengumpan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf
b meliputi:
- Bandar Udara Kabir di Kecamatan Pantar dan Bandar Udara Mali di Kecamatan Kabola pada Kabupaten Alor;
- Bandar Udara Lekunik (David Constantijn Saudale) di Kecamatan Lobalain pada Kabupaten Rote Ndao; dan
- Bandar Udara Tardamu di Kecamatan Sabu Tengah pada Kabupaten Sabu Raijua.
www.peraturan.go.id
2014, No.382 29
(6) Bandar udara khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b
diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
