Pasal 13
(1) Dalam rangka menjaga kesinambungan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau pelaksanaan Program PEN, Menteri dapat memberikan penugasan kepada Badan Usaha Penjaminan dalam pelaksanaan Jaminan. (21 Penugasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan lncngenai pemberian penugasan khusus kepada BUMN.
(3) Penjaminan yang dilakukan oleh Badan Usaha
Penjaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) nrerupakan penjaminan Pemerintah (souereign guaranteel.
(4) Badan Usaha Penjaminan dapat melakukan kerja
sama penjaminan dengan pihak lain dalam melaksanakan penugasan sebagaimana dinraksud pada ayat (1) dan ayat (21 dengan terlebih dahuhr mendapatkan persetujudn Menteri.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan
Jaminan yang uiiaksanakan oleh Badan Usaha Penjaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri.
