Pasal 12
(1)
Menteri melakukan pembinaan dan pengawasan
dalam Tugas Pembantuan.
(2)
Pelaksanaan
pembinaan
dan
pengawasan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan
oleh:
a.
Sekretaris
Jenderal
untuk
pembinaan
administrasi keuangan;
b.
Direktur Jenderal yang mempunyai tugas dan
fungsi
di
bidang
pembangunan
dan
pengembangan
kawasan
transmigrasi
serta
pengembangan ekonomi dan pemberdayaan
masyarakat transmigrasi
untuk pembinaan
teknis; dan
c. Inspektur Jenderal untuk pengawasan fungsional atas pelaksanaan Tugas Pembantuan. (3) Gubernur dan bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya melakukan pembinaan dan pengawasan kegiatan Tugas Pembantuan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah provinsi dan perangkat daerah kabupaten/kota.
- Ketentuan Lampiran dalam Peraturan Menteri Transmigrasi Nomor Tahun tentang Penyelenggaraan Tugas Pembantuan Bidang Transmigrasi diubah sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Pasal II Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 5 Mei 2025
MENTERI TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
Œ
M. IFTITAH S. SURYANAGARA
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal Д
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM REPUBLIK INDONESIA,
Ѽ
DHAHANA PUTRA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2025 NOMOR Ж
LAMPIRAN
PERATURAN
MENTERI
TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 5 TAHUN 2025
TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI
TRANSMIGRASI NOMOR 2 TAHUN 2025
TENTANG
PENYELENGGARAAN
TUGAS
PEMBANTUAN
BIDANG
TRANSMIGRASI
TAHUN ANGGARAN 2025
RINCIAN DAERAH PENERIMA PENUGASAN SEBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG TRANSMIGRASI KEPADA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI DAN/ATAU PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA BERDASARKAN ASAS TUGAS PEMBANTUAN
NO. PROVINSI/KABUPATEN/KOTA 1. Provinsi Daerah Khusus Jakarta 2. Provinsi Banten 3. Provinsi Jawa Barat 4. Provinsi Jawa Tengah 5. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 6. Provinsi Jawa Timur 7. Provinsi Aceh 8. Provinsi Sumatera Barat 9. Provinsi Sumatera Selatan 10. Provinsi Riau 11. Provinsi Kepulauan Riau 12. Provinsi Bengkulu 13. Provinsi Lampung 14. Provinsi Jambi 15. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 16. Provinsi Nusa Tenggara Timur 17. Provinsi Nusa Tenggara Barat 18. Provinsi Kalimantan Barat 19. Provinsi Kalimantan Tengah 20. Provinsi Kalimantan Selatan 21. Provinsi Kalimantan Timur 22. Provinsi Kalimantan Utara 23. Provinsi Sulawesi Utara 24. Provinsi Sulawesi Barat 25. Provinsi Sulawesi Tengah 26. Provinsi Sulawesi Selatan 27. Provinsi Sulawesi Tenggara 28. Provinsi Gorontalo 29. Provinsi Maluku 30. Provinsi Maluku Utara
NO.
PROVINSI/KABUPATEN/KOTA
31.
Provinsi Papua
32.
Provinsi Papua Barat
33.
Provinsi Papua Barat Daya
34.
Provinsi Papua Selatan
35.
Kabupaten Aceh Utara
36.
Kabupaten Aceh Barat
37.
Kabupaten Bener Meriah
38.
Kabupaten Aceh Selatan
39.
Kabupaten Simeulue
40.
Kabupaten Subulussalam
41.
Kabupaten Sijunjung
42.
Kabupaten Pesisir Selatan
43.
Kota Batam
44.
Kabupaten Bengkalis
45.
Kabupaten Tanjung Jabung Timur
46.
Kabupaten Bangka Selatan
47.
Kabupaten Lahat
48.
Kabupaten Banyuasin
49.
Kabupaten Ogan Ilir
50.
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
51.
Kabupaten Mesuji
52.
Kabupaten Bengkulu Utara
53.
Kabupaten Bengkulu Selatan
54.
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
55.
Kabupaten Sambas
56.
Kabupaten Sintang
57.
Kabupaten Kubu Raya
58.
Kabupaten Kayong Utara
59.
Kabupaten Kapuas
60.
Kabupaten Kotawaringin Barat
61.
Kabupaten Sukamara
62.
Kabupaten Barito Kuala
63.
Kabupaten Tanah Bumbu
64.
Kabupaten Lamandau
65.
Kabupaten Paser
66.
Kabupaten Kutai Timur
67.
Kabupaten Bulungan
68.
Kabupaten Malaka
69.
Kabupaten Poso
70.
Kabupaten Sigi
71.
Kabupaten Tojo Una-Una
72.
Kabupaten Toli-Toli
NO.
PROVINSI/KABUPATEN/KOTA
73.
Kabupaten Sidenreng Rappang
74.
Kabupaten Luwu Utara
75.
Kabupaten Luwu Timur
76.
Kabupaten Majene
77.
Kabupaten Toraja Utara
78.
Kabupaten Wajo
79.
Kabupaten Enrekang
80.
Kabupaten Polewali Mandar
81.
Kabupaten Pasangkayu
82.
Kabupaten Mamasa
83.
Kabupaten Buol
84.
Kabupaten Morowali
85.
Kabupaten Morowali Utara
86.
Kabupaten Mamuju
87.
Kabupaten Mamuju Tengah
88.
Kabupaten Muna
89.
Kabupaten Konawe
90.
Kabupaten Gorontalo
91.
Kabupaten Gorontalo Utara
92.
Kabupaten Konawe Utara
93.
Kabupaten Konawe Selatan
94.
Kabupaten Bima
95.
Kabupaten Boalemo
96.
Kabupaten Lombok Timur
97.
Kabupaten Sumba Timur
98.
Kabupaten Sumba Barat
99.
Kabupaten Sumba Barat Daya
100. Kabupaten Timor Tengah Utara
101. Kabupaten Timor Tengah Selatan
102. Kabupaten Belu
103. Kabupaten Rote Ndao
104. Kabupaten Nagekeo
105. Kabupaten Ende
106. Kabupaten Sabu Raijua
107. Kabupaten Kupang
108. Kabupaten Ngada
109. Kabupaten Flores Timur
110. Kabupaten Manggarai Barat
111. Kabupaten Alor
112. Kabupaten Morotai
NO. PROVINSI/KABUPATEN/KOTA 113. Kabupaten Halmahera Timur 114. Kabupaten Halmahera Selatan 115. Kabupaten Kepulauan Sula 116. Kabupaten Halmahera Utara 117. Kabupaten Halmahera Tengah 118. Kabupaten Tidore 119. Kabupaten Maluku Tengah 120. Kabupaten Merauke 121. Kabupaten Jayapura 122. Kabupaten Keerom 123. Kabupaten Manokwari 124. Kabupaten Sorong 125. Kabupaten Fakfak 126. Kabupaten Teluk Wondama 127. Kabupaten Manokwari Selatan
MENTERI TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
M. IFTITAH S. SURYANAGARA
