Pasal 13
BAB 3 — WEWENANG DAN HAK PELAKSANA HARIAN DAN PELAKSANA TUGAS
(1) Pejabat/Pelaksana yang ditunjuk merangkap sebagai Plh. atau Plt. dalam jangka waktu paling singkat 1 (satu) bulan kalender, berhak diberikan Tunjangan Kinerja. (2) Tunjangan Kinerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: a. Plh. atau Plt. yang dirangkap oleh Pejabat yang 1 (satu) tingkat diatas Pejabat definitif yang sedang berhalangan, menerima Tunjangan Kinerja pada jabatan definitifnya ditambah 20% (dua puluh per seratus) dari Tunjangan Kinerja jabatan Plh. atau Plt. yang dirangkapnya; b. Plh. atau Plt. yang dirangkap oleh Pejabat yang 1 (satu) tingkat dengan Pejabat definitif yang sedang berhalangan, menerima Tunjangan Kinerja kelas jabatan yang lebih tinggi ditambah 20% (dua puluh per seratus) dari Tunjangan Kinerja kelas jabatan yang lebih rendah pada jabatan definitif atau jabatan Plh. atau Plt. yang dirangkapnya; c. Plh. atau Plt. yang dirangkap oleh Pejabat yang 1 (satu) tingkat dibawah Pejabat definitif yang sedang berhalangan, menerima Tunjangan Kinerja pada jabatan Plh. atau Plt. yang dirangkapnya dan tidak menerima Tunjangan Kinerja pada jabatan definitifnya; d. Plh. atau Plt. yang dirangkap oleh pejabat fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf d yang jenjang jabatan dan tugasnya sesuai dengan jabatan definitif yang sedang berhalangan, menerima Tunjangan Kinerja dengan ketentuan mutatis mutandis huruf a dan huruf b; dan e. Plh. atau Plt. yang dijabat oleh Pelaksana bawahan dari Pejabat definitif yang sedang berhalangan, menerima Tunjangan Kinerja pada jabatan Plh. atau Plt. nya.
