Pasal 24
BAB 4 — MEKANISME PENYALURAN PROGRAM SEMBAKO
(1) Bahan pangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (1) harus memenuhi prinsip gizi seimbang. (2) Bahan pangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memiliki kandungan: a. karbohidrat; b. protein hewani; c. protein nabati; dan/atau d. vitamin dan mineral. (3) Kandungan karbohidrat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a paling sedikit meliputi: a. beras; b. sagu; c. kentang; d. jagung; e. singkong; atau f. bahan pangan kandungan karbohidrat lain sesuai dengan kearifan lokal. (4) Kandungan protein hewani sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b paling sedikit meliputi: a. daging; b. telur;
c. ikan; atau d. bahan pangan kandungan protein hewani lain sesuai dengan kearifan lokal. (5) Kandungan protein nabati sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c paling sedikit meliputi: a. kacang-kacangan; b. tempe; c. tahu; atau d. bahan pangan kandungan protein nabati lain sesuai dengan kearifan lokal. (6) Kandungan vitamin dan mineral sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d paling sedikit meliputi: a. sayuran; dan/atau b. buah-buahan. (7) Bahan pangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) merupakan bahan segar dan bukan produk olahan. (8) Bahan pangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diutamakan berasal dari bahan pangan produksi daerah setempat.
