Pasal 54
BAB 4 — SISTEM PENGELOLAAN
(1) Ketua Senat dipilih dari dan oleh anggota Senat. (2) Pemilihan Ketua Senat dilakukan dalam rapat Senat yang diselenggarakan khusus untuk memilih Ketua Senat. (3) Rapat Senat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dinyatakan sah apabila dihadiri oleh paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari seluruh anggota Senat. (4) Pimpinan rapat menjaring paling sedikit 2 (dua) nama calon Ketua Senat dari anggota Senat yang hadir. (5) Pemilihan Ketua Senat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. (6) Apabila musyawarah untuk mencapai mufakat sebagaimana dimaksud pada ayat (5) tidak dapat dicapai,
dilakukan pemungutan suara dengan ketentuan setiap anggota Senat memiliki 1 (satu) hak suara. (7) Calon yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai Ketua Senat terpilih. (8) Ketua Senat terpilih sebagaimana dimaksud pada ayat (7) ditetapkan oleh Direktur. (9) Ketua Senat terpilih menunjuk salah satu anggota Senat sebagai Sekretaris Senat. (10) Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pemilihan Ketua Senat diatur dalam Peraturan Senat.
