Pasal 30
BAB 5 — PUSAT KEDARURATAN B3 DAN/ATAU LIMBAH B3
(1) Dalam menyelenggarakan Program Kedaruratan Pengelolaan B3 dan/atau Limbah B3, Menteri, gubernur, dan bupati/wali kota membentuk pusat kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3. (2) Pusat kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas: a. pusat Kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 tingkat nasional; b. pusat Kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 tingkat provinsi; dan c. pusat Kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 tingkat kabupaten/kota. (3) Pusat Kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 tingkat nasional dikoordinasikan oleh eselon I yang membidangi urusan Pengelolaan B3 dan/atau Limbah B3. (4) Pusat Kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 tingkat provinsi dikoordinasikan oleh kepala instansi lingkungan hidup provinsi. (5) Pusat Kedaruratan B3 dan/atau Limbah B3 tingkat kabupaten/kota dikoordinasikan oleh kepala instansi lingkungan hidup kabupaten/kota.
